Kartini di Mata Najwa Shihab: Ibu Kita Harum Namanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presenter Najwa Shihab (tengah) bersama Pendiri Sokola Rimba Butet Manurung (kanan) dan CEO The Body Shop Indonesia Suzy Hutomo (kiri) membacakan surat Kartini pada acara

    Presenter Najwa Shihab (tengah) bersama Pendiri Sokola Rimba Butet Manurung (kanan) dan CEO The Body Shop Indonesia Suzy Hutomo (kiri) membacakan surat Kartini pada acara "Panggung Para Perempuan Kartini" di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta Barat, 11 April 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembawa acara Najwa Shihab mengatakan selama ini mengenal Raden Ajeng Kartini sebagai simbol semata. "Seingat saya waktu di sekolah hanya mengenalkan Kartini sebagai ibu kita harum namanya," kata Najwa saat menghadiri acara 'Panggung Para Perempuan Kartini' di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa 11 April 2017. (Baca: Kartini, Siapakah Dia?)

    Menurut Najwa Shihab, acara tersebut menarik karena membuka kesempatan untuk lebih mengenal Kartini, salah satunya melalui surat-surat yang dibacakan oleh empat orang menteri perempuan dan sejumlah selebriti, serta tokoh masyarakat. Empat menteri yang membacakan surat Kartini adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek. (Baca juga: Dian Sastro Ambil 3 Ajaran Penting dari Kartini)

    Adapun selebriti dan tokoh yang membacakan surat Kartini antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi; Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi; Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid; Bupati Pandeglang Irna Narulita; presenter Najwa Shihab; aktris Jajang C. Noer, Happy Salma, Raline Shah, Maudy Ayunda, dan Chelsea Islan; serta pegiat pendidikan Butet Manurung.

    Dengan membaca surat KartiniNajwa Shihab mengatakan, membuat setiap orang mengetahui apa gagasan yang ditawarkan oleh Kartini berupa emansipasi, khususnya kesetaraan di bidang pendidikan. "Bahkan di sekolah kita tak ada kesempatan untuk mengenal idenya," ujarnya. (Artikel terkait: Hari Kartini, Krisdayanti Bicara Soal Suami yang Pengertian)

    Selain gagasan, Najwa Shihab juga mempelajari bagaimana Kartini menuangkan pikirannya melalui pemilihan kata, diksi, dan akhirnya pesan itu sampai kepada pembacanya. Surat-surat yang dibacakan itu merupakan 'layang' yang dikirimkan Kartini kepada sahabat penanya di Belanda.

    MARIA FRANSISCA

    Berita lainnya:
    Heboh Luhut Keseleo Lidah, Sebut Emansipasi jadi Ekspansi
    Hari Kartini, Peselancar Wanita Ditantang Beraksi dengan Kebaya
    Hari Kartini, JEC Tawarkan Program Cek Mata dan Donasi Glaukoma


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.