Main Game di Gadget Bersama Anak, Baik atau Buruk?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hubungan/interaksi orangtua-anak. Shutterstock

    Ilustrasi hubungan/interaksi orangtua-anak. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika menghabiskan waktu berkualitas bersama anak, orang tua akan menciptakan ikatan yang kuat di antara mereka. Namun, dewasa ini, kebersamaan tersebut sulit untuk dilakukan melihat sibuknya orang tua terhadap karir dan pekerjaan mereka.

    Biaya hidup yang kian tinggi memperlebar jarak antara anak dan orang tua. Tidak hanya di kantor, pekerjaan rumah kerap menjadi perhatian utama orang tua. Menurut sebuah studi yang dimuat tahun lalu, sebanyak 65 persen dari 2.000 ibu mengaku tanggung jawab mereka yang paling utama adalah mengurus rumah. (Baca: Waspada, Pornografi Mengancam Anak-anak Indonesia)

    Padahal, ikatan antara orang tua dan anak sangat penting dan berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak. Menghabiskan waktu dengan anak tidak hanya sekedar menemani anak. Orang tua harus aktif mempererat hubungan dengan berkomunikasi, berdiskusi, serta menjadi pendengar yang baik tanpa diganggu oleh pekerjaan atau gadget. (Artikel terkait: Bagaimana Mengukur Aktifitas Fisik Ideal untuk Anak?)

    Waktu berkualitas keluarga sebagai salah satu bagian dari pola pengasuhan memiliki efek yang signifikan terhadap perilaku sosial dan emosional serta perkembangan kognitif anak. “Yang dimaksud dengan waktu keluarga yang berkualitas adalah waktu yang dihabiskan dengan memberikan perhatian penuh tanpa gangguan,” kata psikolog Elizabeth Santosa di Jakarta. “Dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, anak dapat belajar tentang makna dan nilai keluarga serta lebih mengenal siapa dirinya.” (Baca juga: Agar Anak Mau Sarapan, Kuncinya di Durasi Tidur dan Waktu Makan)

    ADVERTISEMENT

    Ketika bermain bersama anak, Elizabeth mengingatkan agar permainan yang dilakukan tak berkaitan dengan gadget. “Bermain gadget walaupun bersama orang tua tidak disarankan untuk anak, apalagi usia di bawah 5 tahun karena mereka membutuhkan aktivitas fisik,” ujarnya. “Tapi ketika nanti usia sekolah boleh, walau pun sebaiknya tidak boleh terlalu sering.”

    Elizabeth juga menyarankan orang tua memberikan variasi permainan bersama anak misalnya datang ke area dengan permainan yang lebih beragam. "Kebahagiaan keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter dan tumbuh kembang anak," ujarnya.

    ZARA AMELIA

    Berita lainnya:

    Dian Sastro Ambil 3 Ajaran Penting dari Kartini

    Janet Jackson Unggah Foto Bareng Eissa yang Menggemaskan
    Nagita Slavina Anggun Sekaligus Tak `Jaim` Meski Pakai Kebaya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.