Minggu, 22 September 2019

Beginilah Jika Hormon Amburadul Gara-gara Menstruasi Tiba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita PMS. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita PMS. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Bagi perempuan, saat menstruasi kadang sangat tidak menyenangkan. Selain perdarahan selama beberapa hari dalam setiap bulan, ada lagi efek samping yang membuat tambah tak nyaman. Seperti kram yang menyakitkan, menginginkan atau ‘ngidam’ sesuatu, dan munculnya jerawat.

    Siklus menstruasi juga akan menentukan bagaimana kulit kita berubah dari minggu ke minggu. Perubahan ini terkait perubahan hormon pada saat tersebut. “Kulit Anda sensitif terhadap hormon,” kata dermatolog Marnie Nussbaum. Hal ini juga yang menyebabkan perubahan suara dan rambut saat pubertas.

    Hormon yang paling utama dan naik turun sepanjang bulan adalah hormon estrogen dan progesteron. “Selama paruh pertama siklus menstruasi Anda, estrogen adalah hormon dominan karena membantu tubuh mempersiapkan kehamilan, dan kemudian progesteron selama paruh kedua untuk menjaga lapisan rahim jika embrio dikembangkan,” kata Nussbaum.

    Hormon mempengaruhi bagaimana kulit Anda terlihat dan terasa selama waktu tertentu. Apa yang terjadi dengan kulit sepanjang siklus menstruasi dari minggu ke minggu?

    Minggu 1
    Hari pertama siklus menstruasi, saat berhadapan dengan perdarahan dan kram, Anda mungkin memperhatikan bahwa jerawat memudar. Hal tersebut terjadi karena progresteron berkurang kadarnya sehingga minyak dan peradangan di kulit pun berkurang.  Setelah progesteron menurun, estrogen mulai naik sehingga menyebabkan kulit sedikit lebih kering dari biasanya. Nussbaum merekomendasikan agar menggunakan pelembab sedikit lebih banyak, tapi hati-hati karena kulit masih belum pulih dari jerawat.

    Selain itu kulit di bagian vagina akan lebih sensitif selama menstruasi. "Aliran darah lebih terkonsentrasi di daerah vagina,” kata Nussbaum.

    Minggu 2
    Kini menstruasi telah selesai, tubuh Anda sedang mempersiapkan diri lagi untuk hamil dengan matangnya sel telur dalam ovarium dan membangun lapisan rahim untuk mendukung embrio potensial, kata Nussbaum. Kadar estrogen Anda terus meningkat, yang menghalangi progesteron dan testosteron, dua hormon yang berperan memunculkan jerawat. Jerawat Anda akan mereda, tapi pori-pori mungkin terlihat sedikit lebih besar minggu ini. Selain itu, estrogen akan membuat kulit menjadi lentur sehingga kurang sensitif terhadap rasa sakit. Jadi Anda dapat melakukan bikini waxing>

    Minggu 3
    Tubuh memberikan tanda-tanda untuk melakukan hubungan seksual. Anda mudah terangsang, pipi kemerahan, dan kulit terasa sangat berminyak. Hal ini karena pasca-ovulasi, estrogen akan menurun dan progesteron mulai naik. “Kenaikan progesteron menyebabkan kulit membengkak dan memampatkan pori-pori," kata Nussbaum. Hal ini menyebabkan kelenjar sebum meningkat, minyak dihasilkan oleh folikel rambut di wajah Anda. Sebum yang terjebak di bawah pori-pori, akan mengecil, bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri.

    Ini adalah waktu yang tepat untuk menambahkan astringent ke dalam rutinitas perawatan kulit Anda. “Astringents biasanya menghilangkan kelebihan minyak dan kotoran pada kulit,” katanya. Tapj jika mengandung alkohol akan membuat kulit kemerahan atau membuat kulit jadi lebih kering. Kini cukup banyak astringent yang mengandung gliserin, yang dapat melembapkan kulit.

    Minggu 4
    Hello PMS! Seperti disebutkan, selama ovulasi, sebum berlebih akan diproduksi dan terperangkap di bawah pori-pori, serta bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri. Bakteri ini akan menghasilkan peradangan dan jerawat di dagu, rahang, dan bahkan beberapa bagjan tubuh. Kortisol, testosteron, dan progesteron akan meningkat lalu bersiap memenuhi lapisan rahim, yang menyebabkan stres. Lalu perdarahan dimulai. Kulit pun akan bereaksi terhadap stres dengan munculnya peradangan. “Bila kelenjar sebum tersumbat dan meradang, maka akan menyebabkan munculnya jerawat,” kata Nussbaum.

    WOMENSHEALTHMAG | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Anda Penantang atau Bukan? Simak Kata Zodiak 
    Kiat Scarlett Johansson Jaga Keseimbangan Karier Demi Rose 
    Setelah Hokkaido dan Pablo, Ada Uncle Tetsu di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.