Kanker Payudara Meningkat 6 Kali Lipat, Bagaimana Mendeteksinya?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi peduli kanker payudara. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -  Studi yang dilakukan Cancer Research UK menunjukkan bahwa kasus kanker pada perempuan meningkat enam kali lebih cepat ketimbang laki-laki. Apakah penyebab kanker payudara sebenarnya?

Baca: Rokok Stop, Tekanan Darah Stabil, Mengapa PJK Masih Mengintai?

Menurut riset itu, gaya hidup tidak sehat menjadi alasan utama kenaikan jumlah kasus kanker payudara untuk kedua jenis kelamin. Tapi kenaikan pada perempuan lebih tinggi.

Obesitas merupakan salah satu faktor meningkatkan risiko kanker payudara yang hanya mempengaruhi wanita, seperti kanker rahim dan kanker ovarium.

Cancer Research UK menyatakan jumlah kasus kanker akan terus naik hampir enam kali lebih cepat pada wanita dibanding pada pria dalam 20 tahun ke depan.

Ini tentu saja menjadi peringatan dini bagi kaum Hawa. Untuk mengantisipasi sejak awal, ada beberapa cara dalam mengenali kanker ini. Dokter spesialis onkologi, Doddy Permadi, pernah mengutarakan bagaimana mendeteksi sendiri kemungkinan adanya kanker payudara. Berikut ini caranya.

1. Posisi wanita berdiri di hadapan cermin. Angkat tangan, lalu busungkan dada. Kemudian, membungkuklah dan biarkan payudara menggantung. Dalam posisi tersebut, perhatikan apakah ada benjolan atau perubahan bentuk. “Jika tidak terdapat benjolan dan perbedaan bentuk tidak terlalu signifikan, berarti tidak ada masalah,” kata Doddy.

2. Posisi berdiri dengan tangan terangkat. Ketika tangan di atas, otomatis otot dada juga naik. Dalam posisi ini, akan terlihat atau terasa jika terdapat benjolan di payudara.

3. Posisi berdiri dengan satu lengan di angkat. Lalu tekuk siku sehingga tangan memegang leher belakang. Ada empat cara yang bisa dilakukan dengan cara ini. Langkah berikut ini adalah untuk payudara kanan.

Pertama, raba dan tekan payudara dengan tiga ujung jari tangan kiri. Cermati seluruh payudara kanan hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan-gerakan menekan dan meraba dengan cara membuat lingkaran-lingkaran kecil arah naik-turun.

Kedua, lakukan gerakan membentuk lingkaran-lingkaran kecil dari bagian luar ke dalam payudara.

Ketiga, rabaan dengan arah lurus dari tepi payudara ke puting dan sebaliknya.

Keempat, pencet kedua puting satu per satu. Cermati bila ada cairan yang keluar. Segera konsultasikan jika terdapat cairan.

4. Lakukan dalam posisi tidur. Angkat satu tangan dan telusuri bagian samping payudara, lalu lihat dan rasakan untuk mendeteksi benjolan.

ANTARA| DINI TEJA

baca juga :
Hooters Jakarta, Ada Kejutan Setiap 45 Menit
Menjajal Saus Heboh di Hooters Jakarta
Luka Bakar Akibat Air Keras Bisa Disembuhkan, Asal?






Google Gandeng iCAD Kembangkan Skrining Kanker Payudara Pakai AI

3 hari lalu

Google Gandeng iCAD Kembangkan Skrining Kanker Payudara Pakai AI

Google mengumumkan telah memberikan lisensi model penelitian kecerdasan buatan (AI) untuk skrining kanker payudara kepada perusahaan teknologi medis.


Lestari Moerdijat: Masyarakat Perlu Informasi Jelas tentang Kanker Payudara

3 hari lalu

Lestari Moerdijat: Masyarakat Perlu Informasi Jelas tentang Kanker Payudara

Informasi yang akurat tentang kanker payudara sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya mencegah dan mengobati penyakit kanker penyebab kematian terbanyak di Indonesia itu.


Rima Melati, Lifetime Achievement FFI 2022: Besar Kontribusi dalam Film, Perkasa Melawan Kanker

8 hari lalu

Rima Melati, Lifetime Achievement FFI 2022: Besar Kontribusi dalam Film, Perkasa Melawan Kanker

Mendiang Rima Melati mendapatkan Lifetime Achievement FFI 2022. Ini kisah kontribusinya dalam dunia film, dan perjuangannya melawan kanker.


Marshanda Operasi Tumor Payudara, Ini Bedanya dengan Kanker

21 hari lalu

Marshanda Operasi Tumor Payudara, Ini Bedanya dengan Kanker

Marshanda khawatir karena tumornya bertambah besar dan dia memiliki kecenderungan kanker.


Tak Hanya Dapat Mencegah Kanker, Berikut Manfaat Konsumsi Telur

28 hari lalu

Tak Hanya Dapat Mencegah Kanker, Berikut Manfaat Konsumsi Telur

Konsumsi telur memiliki banyak manfaat seperti menjaga kesehatan tulang, mencegah kanker dan menurunkan tekanan darah.


5 Mitos Aneh tentang Kanker Payudara yang Banyak Dipercaya

30 hari lalu

5 Mitos Aneh tentang Kanker Payudara yang Banyak Dipercaya

Untuk meningkatkan kesadaran seputar kanker payudara, konsultan ahli bedah onkologi membongkar beberapa mitos yang sering bikin bingung.


Keturunan, Penyebab Kanker Paling Dominan

37 hari lalu

Keturunan, Penyebab Kanker Paling Dominan

Pakar mengatakan penyebab kanker didominasi faktor internal, yakni genetik atau riwayat keluarga, yang mencakup 85 persen.


Pasien Datang saat Stadium Lanjut, Ini Pentingnya Sadari Kanker Payudara

40 hari lalu

Pasien Datang saat Stadium Lanjut, Ini Pentingnya Sadari Kanker Payudara

Menkes mengatakan dokter keluarga berperan penting melakukan deteksi dini kanker payudara agar pasien tak terdeteksi saat stadium lanjut.


Kebiasaan Makan untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

40 hari lalu

Kebiasaan Makan untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Banyak faktor yang berperan dalam risiko kanker payudara, seperti pola makan, riwayat keluarga, aktivitas fisik, riwayat reproduksi, dan hormon.


5 Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker Payudara Kambuh

41 hari lalu

5 Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker Payudara Kambuh

Banyak penyintas kanker payudara hidup dalam ketakutan bahwa kanker akan kembali.