Risiko Pradiabetes Meningkat karena Stres

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diabetes. shutterstock.com

    Ilustrasi diabetes. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan hanya pola makan yang tidak sehat, stres ternyata juga memicu seseorang terkena pradiabetes. Pakar kesehatan Arijanto Jonosewojo menuturkan pradiabetes merupakan tahap awal dari penyakit diabetes tipe 2, di mana level gula darah melebihi batas normal, namun belum terlalu tinggi untuk dapat dikategorikan sebagai penyakit diabetes mellitus tipe 2.

    “Bukan hanya karena kurang olahraga dan makanan yang tidak sehat, stres juga menjadi penyebab seseorang terkena pradiabetes. Stres berpengaruh kuat ke gula,” ujar Arijanto.

    Penderita pradiabetes memiliki risiko lebih besar terhadap diabetes mellitus tipe 2. Namun kondisi ini bisa dijadikan pengingat atau titik balik untuk segera melakukan perubahan pola hidup ke arah yang lebih baik.

    Pada kondisi pradiabetes, tubuh menjadi kebal terhadap kerja insulin dan tidak mampu membersihkan atau mengambil gula dari aliran darah seperti yang seharusnya terjadi. Dengan demikian, kadar gula darah menjadi lebih tinggi dari normal dan jika berlangsung dalam waktu lama bisa berisiko diabetes, bahkan penyakit jantung dan stroke.

    “Yang penting jaga pola makan dan berolahraga,” kata Arijanto.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Anak Muda Tak Sadar Pelupa Itu Gejala Penyakit Serius
    Waspada Sakit Tenggorokan Bisa Menjalar ke Perut
    5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mandi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.