Anniesa Hasibuan Hamil 7 Bulan, Disebut Anak Mahal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anniesa Hasibuan di acara Wardah Youniverse di Jakarta,  8 April 2017. Tempo/Rini K

    Anniesa Hasibuan di acara Wardah Youniverse di Jakarta, 8 April 2017. Tempo/Rini K

    TEMPO.CO, Jakarta - Anniesa Hasibuan tengah mengandung 7 bulan. Menurut dia, kehamilannya ini sudah dinanti selama sebelas tahun dan akan menjadi adik dari putri pertamanya. "Jadi ini memang anak yang mahal, dinanti-nanti," kata Anniesa di acara Wardah Youniverse di Jakarta, Sabtu 8 April 2017.

    Ketika mengikuti New York Fashion Week di Amerika Serikat pada Februari 2017, Anniesa Hasibuan sedang hamil 5 bulan. "Waktu registrasi (pada Desember 2016), aku enggak tahu kalau lagi isi," ujarnya. "Ketika sudah ketahuan hamil, enggak mungkin aku batalkan."

    Selama menjalani kehamilan kedua ini, Anniesa Hasibuan mengatakan tubuhnya mudah lelah. "Kalau duduk terlalu lama harus diselingi dengan berdiri atau berjalan-jalan," ujarnya.


    Anniesa Hasibuan (paling kiri) mengenakan long cardigans hijau di acara Wardah Youniverse di Jakarta, Sabtu 8 April 2017. (TEMPO | Rini K)

    ADVERTISEMENT

    Anniesa Hasibuan bersyukur karena tidak mengalami ngidam yang macam-macam. "Ngidamnya banyak, macam-macam, tapi Alhamdulillah enggak pingin yang aneh-anah atau di waktu malam," ucapnya. Biasanya, Anniesa melanjutkan, dia hanya ingin menyantap makanan yang bercita rasa asam.

    Hingga memasuki usia kandungan 7 bulan, Anniesa Hasibuan belum sempat melakukan senam hamil. "Belum senam (hamil) karena masih banyak kegiatan. Mungkin nanti kalau sudah mendekati (kelahiran)," katanya.

    Apakah calon bayinya perempuan atau laki-laki, Anniesa Hasibuan menjawab, "aku mau apa saja. Cowok atau cewek rezeki."

    RINI K

    Berita lainnya:

    Trik Cantik 5 Menit dari Para Ahli

    Curhat Yuk, Manfaatnya Bisa Mencegah Depresi

    Mengapa Hormon Testosteron pada Pria Harus Stabil?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...