Selain Malas, Ada 2 Alasan Lain Mengapa Datang Terlambat

Reporter

Ilustrasi wanita telat kerja. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ada orang yang tak pernah bisa datang tepat waktu. Mereka selalu muncul terlambat setiap kali memenuhi janji.

Banyak riset yang mencari alasan mengapa ada orang-orang seperti itu. Alfie Kohn, dosen dan penulis perilaku manusia, dalam blog Psychology Today menulis beberapa alasan di balik para penganut jam karet. Mungkin mereka senang jadi pusat perhatian karena datang terlambat, atau terlalu sibuk dengan hidup dan diri mereka sendiri sampai harus membuat orang lainmenunggu.

Meski demikian, ini tidak berlaku bagi mereka yang selalu terlambat sampai bisa merugikan diri sendiri. Misalnya, ketinggalan pesawat atau tidak bisa masuk ke acara yang ingin didatangi.

Saat ada orang-orang yang selalu ingin tepat waktu, Kohn mengatakan ada orang yang memang tidak bisa melakukan hal itu.

“Mungkin mereka punya kecenderungan terlalu larut terhadap apa yang mereka kerjakan dan tidak menyadari waktu hingga akhirnya sudah terlambat,” ujar dia.

1. Cara mengatur waktu
Sebuah studi dari Universitas Washington tahun lalu meneliti teori Time Based Prospective Memory (TBPM). Dalam eksperimen, para subjek diberi jangka waktu untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, mereka diberi keleluasaan untuk mengecek jam.

Eksperimen itu dibuat sedemikian rupa hingga partisipan lupa waktu karena aktivitasnya menyita perhatian, misalnya puzzle. Dari hasil penelitian, jelas terlihat ada sebagian orang yang lebih baik dalam mengatur waktu.

Ini serupa saat Anda tenggelam dalam aktivitas seperti melihat-lihat linimasa Instagram atau membaca berita. Anda mungkin masih bersantai-santai selama lima menit sebelum berangkat kerja. Tapi ada kalanya tanpa terasa lima menit molor jadi 20 menit.

Profesor ilmu psikologis dan otak Dr Susan Krauss Whitbourne dari Massachusetts Amherst mengatakan orang yang pandai mengerjakan tugas TBPM bisa mengatur waktu lebih baik. Ia menulis dalam Psychology Today betapa pentingnya bisa memperkirakan waktu untuk mengerjakan sesuatu.

Misalnya, Anda bisa memakai Google Maps untuk memperkirakan berapa lama waktu untuk tiba di suatu tempat. Namun Anda tidak bisa memperkirakan apa yang akan terjadi di jalan, misalnya mengobrol dengan kenalan yang bertemu secara tidak sengaja, atau gangguan di stasiun sehingga kereta terlambat.

2. Orang yang punya kepribadian suka terlambat
Ada orang yang tidak disiplin. Mereka merasa tidak mungkin bisa tepat waktu. Ada juga sebagian orang yang memang tidak suka datang lebih awal. Kadang mereka merasa malas atau tidak suka menunggu.

Bila melihat dari perspektif lain, sebuah artikel New York Times mengatakan keterlambatan yang konsisten bisa didorong oleh optimisme. Misalnya, percaya bahwa perjalanan 25 menit bisa ditempuh dalam 10 menit bila semuanya lancar.

Pendek kata, ada banyak alasan yang menjelaskan mengapa orang selalu terlambat. Bila Anda bisa mencari penyebab utamanya, Anda bisa mengubah kebiasaan buruk itu.

ANTARA

Berita lainnya:
Paliatif, Metode Pereda Nyeri untuk Penderita Kanker
7 Alasan Kenapa Kita Harus Berbuat Baik
Kartini, Siapakah Dia?






Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

5 hari lalu

Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

Arrival fallacy biasanya hanya memiliki pola pikir berorientasi pencapaian bekerja


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

6 hari lalu

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

12 hari lalu

Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

Charlize Theron merasa lebih tertantang membuat roti panggang seenak buatan tetangganya


Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

14 hari lalu

Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

Brooke Shields juga ingin mengubah status quo di ruang kecantikan, terutama jika menyangkut terminologi seputar penuaan


Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

21 hari lalu

Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

Rumor keretakan rumah tangga antara Tom Brady dan Gisele Bundchen meningkat bulan lalu


Kiat Berkarier di Bidang IT dari CEO SEMIVA

27 hari lalu

Kiat Berkarier di Bidang IT dari CEO SEMIVA

Simak tips dari CEO SEMIVA untuk berkarier di bidang IT.


Unpad Gelar Virtual Job Fair 2022 Hadirkan Bursa Kerja Hingga Beasiswa

29 hari lalu

Unpad Gelar Virtual Job Fair 2022 Hadirkan Bursa Kerja Hingga Beasiswa

Kegiatan bursa kerja virtual itu merupakan kerja sama Pusat Pengembangan Karier Unpad dengan Jobs.id.


Avril Lavigne Raih Hollywood Walk of Fame Tampil Kasual Glam Pakai Hoodie

31 hari lalu

Avril Lavigne Raih Hollywood Walk of Fame Tampil Kasual Glam Pakai Hoodie

Avril Lavigne memakai hoodie Skateboarding is not a crime, seperti di kaus yang dia pakai 16 tahun yang lalu


5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

32 hari lalu

5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

Jeda karier atau career break periode waktu istirahat untuk alasan keluarga atau pengembangan pribadi


Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

32 hari lalu

Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

Jeda karier biasanya antara satu bulan hingga dua tahun, beberapa orang mulai berkomitmen untuk istirahat lebih pendek mencoba kegiatan baru