5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mandi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mandi. ewater.com

    Ilustrasi mandi. ewater.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Mandi pagi sebelum beraktivitas adalah rutinitas hampir setiap orang. Sayangnya, tak semua orang memperhatikan cara mandi yang benar sehingga hasilnya justru berbahaya buat kesehatan. Yaitu mulai dari cara mencuci muka yang salah sampai menggunakan busa buat bersabun.

    Beberapa kesalahan ketika mandi bisa mengakibatkan masalah kesehatan tertentu. Berikut beberapa kebiasaan salah yang sering dilakukan hampir setiap pagi, seperti dilansir Daily Mail.

    1. Mencuci muka di pancuran
    Mungkin kita menganggap cara ini praktis. Ibarat pepatah sambil menyelam minum air, sambil mandi ya mencuci muka juga. Kita tak menyadari bahwa mencuci muka dengan air panas dan tekanan dari pancuran justru berbahaya bagi kulit karena akan menyingkirkan minyak dan kelembaban alami sehingga membuat kulit kering dan keriput.

    Baca juga :Begini Peneliti Menemukan Barang Hilang yang Sulit Dicari

    2. Menggunakan alat bantu
    Banyak orang berpikir menggunakan alat bantu seperti busa atau loofah akan membuat badan lebih bersih. Tapi menurut dermatolog Matthew Knight kita harus berhati-hati dalam menggunakan loofah yang menggunakan jaring bila kulit mengalami iritasi.

    Menurut Knight, sel-sel kulit mati bisa terkumpul di busa tersebut dan akan terlepas saat kita menggosok badan dengan menggunakan busa itu. Alhasil, bakteri pun berkembang biak dan berakibat buruk bagi kulit. Kepada Woman's Health, Knight bahkan mengingatkan untuk tidak menggunakan busa di daerah intim.

    3. Badan berselimut sabun
    Mungkin kita berpikir berdiri di bawah pancuran dengan tubuh penuh sabun akan membersihkan badan sampai ke ujung kaki. Padahal hasilnya bisa sebaliknya.

    Bila kita mandi di kamar mandi umum, bisa jadi pengguna sebelumnya memiliki masalah jamur kaki dan jamur itu masih tersisa di kamar mandi saat kita menggunakannya. Jamur senang kondisi yang hangat dan lembab dan air sabun tak akan bisa membunuhnya.

    4. Air pancuran terlalu "keras"
    Bila memiliki kulit sensitif, hindari mandi dengan air alami. Pilihlah air galon atau air yang sudah disaring. menurut Dr. Laura Ishmail, kata "keras" untuk air maksudnya adalah air tersebut mengandung kalsium yang tinggi, yang bisa mengiritasi kulit penderita eksim. Namun Ishmail mengakui mandi dengan air galon sangat boros sehingg menyarankan untuk menggunakan filter air.

    "Air yang disaring mungkin lebih lembut buat kulit eksim. Tapi saya sarankan juga untuk tidak mandi terlalu sering," ujarnya.

    5. Menggunakan alat cukur basah
    Bila kita meletakkan alat cukur di area yang basah dan tak ada udara yang membuatnya kering, maka alat tersebut bisa menyebabkan infeksi pada kulit setiap kali digunakan. alat cukur yang lembab dan masih ada sisa-sisa bulu dan kulit mati bisa menyebabkan iritasi ketika dipakai karena mata pisau yang tumpul. Pakar menyarankan untuk merendam alat cukur yang habis digunakan ke dalam cuka atau pemutih selama 5-10 menit dan membersihkannya dengan sikat gigi sekali sehari.

    PIPIT

    Baca juga:
    Alasan Kawin Kontrak, Simak Kisah Bella Luna
    Dina Sutadi, Bankir yang Memilih Hidup di Dapur
    Wajah Ingin Tirus, Coba Hijab Anti Tembam Karya Tiga Bersaudara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.