10 Ucapan yang Menyakiti Perasaan Pasangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulutmu harimaumu. Peribahasa ini tepat untuk mengingatkan kita agar selalu berhati-hatilah dalam melontarkan setiap ucapan, termasuk kepada pasangan. Kata yang kita ucapkan belum tentu terasa baik dan bisa diterima oleh orang lain. Oleh karena itu, hendaknya berpikir dulu sebelum bicara.

    Anda tentu tidak ingin melukai perasaan orang yang paling dicintai. Yuk, sama-sama introspeksi diri, apakah sepuluh ucapan berikut ini pernah Anda lontarkan kepada pasangan:

    1. "Aku harap kamu seperti dia"
    Jangan pernah sekalipun membandingkan pasangan dengan mantan-mantan Anda sebelumnya. Itu hanya akan membunuh rasa percaya diri pasangan dan membuat hubungan semakin renggang.

    2, "Kamu selalu saja begitu (melakukan kebiasaan tertentu)"
    Kata "selalu" akan membuat pasangan menjadi defensif dan memicu pertengkaran baru.

    ADVERTISEMENT

    3. "Kamu tidak mengerti aku"
    Mungkin awalnya pasangan tidak mengerti, namun jika Anda sedikit lebih sabar dan lebih terbuka, pasangan Anda akan lebih mudah melihat suatu masalah dari sudut pandang Anda.

    4. "Tinggalkan aku sendiri"
    Cukup beri jeda selama 15 menit untuk saling menenangkan diri dan kembali sama-sama mencari solusi setelah pikiran dan emosi lebih stabil.

    5. "Lupakan saja"
    Hargai perasaan pasangan dan gali lebih dalam apa yang dia rasakan. Cara ini akan membuat pasangan merasa dicintai.

    6. "Mungkin sebaiknya kita bercerai"
    Hindari kebiasaan mengancam pasangan dengan kata cerai. Meski tidak bersungguh-sungguh, bukan tidak mungkin pasangan menganggap ancaman Anda sebagai solusi satu-satunya.

    7. "Yang kamu lakukan itu sangat menjengkelkan"
    Tidak ada manusia yang sempurna. Pastinya ada kelakukan atau kebiasaan pasangan yang tidak Anda sukai. Ingatkan pasangan dengan kata-kata positif dan bukan dengan nada yang tinggi.

    8. "Kamu tidak pernah membuat aku merasa puas"
    Urusan sensitif (menyangkut seks) seperti ini sebaiknya dibahas hanya bersama pasangan atau para ahli (terapis pernikahan) dan menuntut kedua belah pihak untuk saling jujur. Intinya, jangan menggunakan kata-kata yang membuat pasangan merasa malu.

    9. "Aku tidak akan melakukannya seperti itu"
    Diskusikan sudut pandang Anda dengan pasangan. Cobalah untuk memahami sudut pandang pasangan, demikian juga sebaliknya.

    10. "Aku tidak tahu kenapa bisa menikah denganmu"
    Ungkapan ini biasanya hanya akan menjadi penyesalan di kemudian hari. Mungkin pasangan Anda memaafkan kata-kata Anda, tapi belum tentu ia akan melupakannya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Humor, Apa Itu? Pentingkah?


    Sebab Jangan Pernah Nasihati Orang Depresi

    Jenis Gerakan untuk Kencangkan Otot Ibu Hamil


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...