Level Stres karena Ponsel Ngadat Lebih Tinggi ketimbang Macet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bosan/membuang ponsel. Shutterstock

    Ilustrasi bosan/membuang ponsel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Menunggu video memuat di ponsel bisa mengakibatkan stres lebih tinggi daripada berkendara saat macet di ibu kota. Begitu hasil survei dari Ericsson Consumer Lab.

    “Penurunan loyalitas yang berhubungan dengan lambatnya membuka laman atau video tidak hanya mempengaruhi operator seluler tetapi seluruh ekosistem," kata Kepala Jaringan Produk Ericsson Indonesia dan Timor Leste, Ronni Nurmal.

    Studi yang melibatkan 170 pengguna ponsel pintar di Jakarta ini menganalisis hubungan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses konten pada ponsel terhadap tingkat stres pengguna. Kelompok usia 18-35 tahun, mewakili generasi mayoritas pengguna ponsel dan data, menjadi yang paling sensitif terhadap video yang membuka dengan tersendat.

    Video tertunda selama 2 detik, terutama untuk usia 18-24, bisa mengakibatkan stres kognitif naik 16 persen. Sementara itu, kelompok usia 25-34 kehilangan minat sepenuhnya jika video tertunda lebih dari 4 detik.

    ADVERTISEMENT

    Kepala Ericsson ConsumerLab Asia Tenggara dan Oseania, Afrizal Abdul Rahim, dalam keterangan yang sama menyatakan masyarakat Indonesia memiliki ketertarikan tinggi terhadap konten digital.

    "Seiring dengan semakin canggihnya pengguna ponsel pintar, mereka pun akan mengharapkan lebih banyak dari penyedia jaringan termasuk konten yang bisa diakses secara cepat dan tanpa gangguan," kata Afrizal. "Keinginan ini diperkirakan akan meningkat apabila Virtual Reality dan Augmented Reality menjadi lebih umum."

    Lambat saat mengunggah sesuatu ke media sosial juga bisa mengakibatkan stres. Titik puncak stres pengguna ponsel Indonesia saat mengunggah gambar ke media sosial lewat ponsel adalah 4 detik, seperti juga video. Sebanyak 47 persen pengguna kehilangan motivasi atau tidak jadi mengunggah bila tertunda. Stres itu rupanya berdampak langsung pada ekosistem bergerak.

    Berdasarkan studi itu, kepuasan pengguna turun signifikan ketika tertunda 2 detik dibandingkan saat menikmati video tanpa gangguan. Produsen perangkat maupun penyedia konten melihat ketrikatan merk mereka menurun jika waktu penundaan tinggi.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Punya Utang Tidur, Kenali Ciri-cirinya
    6 Hal yang Membuat Karier Hancur Seketika
    Ikan Penting untuk Ibu Hamil, Tapi Simak Dulu Syaratnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.