Memahami Apa Itu Sindrom Transient Smartphone Blindness

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. torontosun.com

    Ilustrasi. torontosun.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Di zaman modern ini, hampir setiap orang memiliki ponsel. Alat komunikasi ini seperti sudah menjadi sahabat bagi manusia dan nyaris tak terpisahkan.

    Tak jarang orang memainkan ponsel di mana saja, tidak hanya di jalan, bahkan di kamar mandi dan tempat tidur. Apalagi bila kita sudah lelah seharian bekerja, berbaring sambil memainkan ponsel merupakan hal yang menyenangkan.

    Namun ternyata memainkan ponsel sambil berbaring itu berbahaya. Sebuah artikel di New England Journal of Medicine menyebutkan jika seseorang memainkan ponsel sambil berbaring dapat berisiko terkena Transient Smartphone Blindness. Hal ini dikarenakan ketika bermain ponsel, mata sebelah menengok ke ponsel dan yang sebelah lagi tertutup bantal.

    Jika kita melakukannya dalam waktu yang lama, hal ini akan meningkatkan risiko mengalami minus sebelah. Bila melakukannya di tempat gelap, hal ini dapat menyebabkan sindrom Transient Smartphone Blindness. Sindrom ini akan membuat mata tidak bisa melihat selama beberapa saat sebagai akibat penyesuaian cahaya dari mata kiri ke mata kanan.

    ADVERTISEMENT

    Selain dapat menyebabkan kebutaan, ternyata bermain ponsel sambil tiduran juga dapat menyebabkan insomnia karena ponsel menghasilkan radiasi sinar biru yang akan membuat susah tidur dan gelisah. Dampak lanjutan dari insomnia adalah membuat otak bekerja lebih lama karena terus bekerja seharian dan membuat mata cepat lelah sehingga berujung pada kebutaan permanen.

    Hal kecil yang terkadang kita lupakan ternyata dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, lebih baik jika menggunakan ponsel dengan pencahayaan yang baik agar mata tidak lelah dan alangkah baiknya tidak menggunakannya sambil berbaring.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Motivasi Muncul Karena Rasa Lapar dan Aman, Ini Teorinya
    Christine Hakim, Emansipasi Bukan Berarti Harus Bersaing
    Jus Jeruk Bali Atasi Masalah Kehamilan, Ini Penjelasan Ilmiahnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.