Ikan Penting untuk Ibu Hamil, Tapi Simak Dulu Syaratnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita hamil mengonsumsi ikan. News.com.au

    Ilustrasi wanita hamil mengonsumsi ikan. News.com.au

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikan menjadi makanan yang penting bagi ibu hamil. Karena dalam ikan terkandung asam lemak omega-3, protein, mineral seperti besi, kalsium dan magnesium dan vitamin A dan D. Semua nutrisi itu  sangat dibutuhkan ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan bayi dan ibu.

    Omega-3, misalnya penting untuk perkembangan otak bayi.  Ibu yang mengkonsumsi asam lemak omega-3 dan asam docosahexaenoic (DHA) akan melahirkan anak-anak yang lebih baik perkembangan otaknya. DHA juga bermanfaat untuk perkembangan retina pada bayi.

    Akumulasi DHA dalam otak selama dua tahun pertama setelah lahir menentukan pertumbuhan anak di masa depan.

    Baca juga :Manfaat Sayur, Buah dan Ikan pada Ibu Hamil

    ADVERTISEMENT

    Selain ASI, makanan bayi yang berasal dari ikan (salmon, ikan cod dan tuna) merupakan sumber asam lemak omega-3. 

    Hanya saja perlu diperhatikan soal kandungan methylmercury yang terdapat di dalam ikan. Ikan menyerapnya  sebagai protein di dalam tubuhnya dan tetap ada walau telah dimasak. Tubuh kita kemudian menyerap methylmercury dari ikan tersebut saat mengkonsumsinya.  Nah, kondisi tersebut berbahaya bagi wanita hamil. Karena akan mempengaruhi janinnya melalui plasenta. 

    Bahkan dengan dosis rendah, methylmercury dapat mempengaruhi otak bayi dan sistem sarafnya. Hasilnya kelak terlihat saat bayi lahir. Yaitu kemampuan kognitifnya yang terbatas, dan masalah bahasa. 

    Cara terbaik menurut ahli gizi dari Brigham & Women 's Hospital Boston Julie Redfern adalah memilih ikan yang baik dikonsumsi selama hamil. "Yaitu salmon, sarden, trout," katanya. Sedangkan ikan yang tidak sehat untuk dikonsumsi selama kehamilan adalah mackerel, tilefish, ikan todak.

    Dalam laman WEBMD itu, Julie juga memberikan alternatif sumber omega3 selain dari ikan. Misalnya, telur, minyak biji rami, kenari, minyak canola, dan biji gandum.

    Secara keseluruhan, ia menyarankan, "Agar aman, sebaiknya  konsumsi ikan  tidak lebih dari dua porsi seminggu."

    WEBMD | DINA ANDRIANI

    Baca juga :
    Memahami Tema Pernikahan Rustic yang Sedang Tren
    Ayo Makan Ikan 2 Kali Seminggu Agar Mata Lebih Sehat

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...