Jumputan, Salah Satu Batik yang Eksis di Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Batik Jumputan. Dok.TEMPO

    Ilustrasi Batik Jumputan. Dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Fashion stylist asal Indonesia, Dela Dewi, mengembangkan kariernya di Los Angeles, Amerika Serikat. Kali ini, Dela bercerita soal eksistensi batik Indonesia yang cukup digemari di Negeri Paman Sam.

    Beberapa motif batik, menurut Dela Dewi, sudah cukup terkenal di Amerika Serikat. Contohnya, motif tribal, bohemian, jumputan, dan lainnya. Batik didesain menjadi busana yang sudah diadaptasi dengan selera masyarakat dan tren yang ada di sana. "Batik cukup terkenal di sini. Contohnya ada local brand terkenal seperti Antroplogie, Urban Fitters, Free People, mereka senang memakai motif batik," ujarnya.

    Beberapa selebritis di Negeri Paman Sam bahkan beberapa kali kedapatan mengenakan batik saat menghadiri sebuah acara. "Setahu saya kalau dari kalangan artis ada Heidi Klum, Jessica Alba, Reese Witherspoon, Gwen Stefani yang menyukai batik," ujarnya. Dela Dewi mengaku bangga melihat batik begitu disukai di Amerika Serikat.

    Wanita yang pernah tampil di Style Fashion Week Los Angeles 2017 itu kini tengah mempersiapkan pemotretan di Los Angeles dan Paris untuk kebutuhan blog yang dia dirikan, yakni FashionFrequency.com. Setelah dari Eropa, Dela Dewi berencana terbang ke Jakarta untuk melakukan beberapa proyek bersama salah satu selebriti Indonesia, Cheverly Amalia, sebagai fashion stylist dalam pembuatan video klipnya di Jakarta dan Los Angeles.

    ADVERTISEMENT

    "Saya di sini juga lagi terus berusaha mengumpulkan dana dari penjualan baju bekas pribadi saya dan teman-teman khususnya di California, yang hasil uangnya akan diberikan ke homeless yang ada di LA dan juga anak yatim piatu di Indonesia," ujar Dela Dewi.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Penampilan Kim Kardashian di Red Carpet Setelah Insiden Paris
    Pakai Celana Panjang ke Pesta, Simak Gaya 6 Selebriti Dunia Ini
    Amanda Hartanto Batik Gandeng Alya Dimitri di Koleksi Adhara


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.