6 Alasan Harus Menggunakan Menstrual Cup, Apa Itu?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menstrual cup. depositphoto

    Ilustrasi menstrual cup. depositphoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wanita mengalami masa menstruasi secara regular. Untuk beberapa wanita haid terkadang menghambat aktivitasnya. Nah, buat Anda wanita yang aktif dengan segudang kegiatan dapat mencoba menggunakan menstrual cup. Alat ini banyak membantu Anda menjalani masa datang bulan.

    Ada kalanya wanita mengalami datang bulan di waktu yang tidak pas. Misalnya saat travelling atau dalam penerbangan panjang. Keuntungannya, Anda tidak perlu mengganti tampon atau pembalut Anda terlalu sering.

    Baca juga: Kaitan antara Mengeluh, Cemas, dan Gangguan Jiwa

    Namun untuk kita yang terbiasa menggunakan pembalut, beralih menggunakan menstrual cup terbilang tidak mudah dilakukan. Ini disebabkan cara pakai menstrual cup yang sedikit cukup "menantang". Tidak lain disebabkan alat yang terbuat dari silikon dan berbentuk menyerupai gelas itu harus dimasukkan melalui organ kewanitaan.

    Penggunaan menstrual cup untuk keseharian mungkin belum akan menjadi pilihan. Namun untuk kesempatan khusus dan lingkungan serta kesehatan yang lebih baik, alat ini bisa jadi sebuah alternatif.  

    Apa saja keuntungan menstrual cup?

    1. Mudah dibawa
    Menstrual cup mudah dikemas dan masuk ke dalam kantong atau tas Anda. Ukurannya yang kecil dan beratnya yang ringan bisa jadi keunggulan tersendiri. Banyak menstrual cup yang bisa dlipat dan disimpan ‘tersembunyi’ di tas Anda.

    2. Baik digunakan saat banyak aktivitas fisik
    Suka berolahraga tapi sedang datang bulan? Jangan khawatir, menstrual cup bisa dipakai saat berenang, menunggang kuda, scuba diving, yoga dan lain sebagainya. Aktifitas fisik Anda tetap nyaman dan Anda tidak perlu bolak balik kamar mandi untuk seperti ketika harus ganti pembalut.

    3. Aman dipakai
    Tidak seperti pembalut atau tampon, menstrual cups tidak mengandung lateks, pewarna, pewangi, atau bahan kimia lainnya yang berpotensi mengandung dioxin. Kesehatan daerah intim Anda lebih terjaga. Anda juga akan bebas lecet dan bakteri. Risiko mengalami toxic shock syndrome atau TSS lebih sedikit dibanding memakai tampon.

    4. Ramah lingkungan
    Menstrual cup memang relatif lebih mahal (berkisar 100-300 rupiah). Namun alat ini bisa dipakai berulang kali dan tahan lama. Bahkan, ada beberapa produk yang satu cup-nya bisa bertahan hingga 10 tahun. Banyak negara berkembang yang punya masalah besar dalam pembuangan plastik (termasuk pembalut). Anda mau kan jadi penyelamat lingkungan dengan ini?

    5. Hemat
    Tampon hanya bisa bertahan hingga 8 jam saja. Pembalut? Lebih pendek dari itu. Anda harus sering ganti. Menstrual cup bisa dipakai hingga 12 jam sebelum Anda membersihkan atau ‘menguras’ isinya.

    6. Menampung lebih banyak dan tidak mudah bocor
    Tampon pada umumnya bisa menampung enam hingga sembilan gram cairan. Menstrual cup bisa menampung lima kali lebih besar dari itu (bahkan hingga 28 gram) dan tidak mudah bocor.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    2 Jenis Kerut di Wajah dan Penyebabnya
    Bencana Psikososial Berpotensi Picu Gangguan Jiwa
    Melaney Ricardo Berhenti Merokok, Menyesal atau Bersyukur?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.