Atasi Kurang Darah dengan Olahraga Berikut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita olahraga.  shutterstock.com

    Ilustrasi wanita olahraga. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasa lemas sering dialami para penderita anemia. Akibatnya, tidak jarang yang memutuskan untuk tidak berolahraga.

    Fakta sebenarnya, olahraga bisa meningkatkan produktivitas mereka yang terserang anemia, mengingat produktivitas penderita anemia umumnya menurun. Hal ini diungkapkan dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto.

    "Salah satu olahraga yang tepat bagi penderita anemia adalah Senam Anemiaction," ujarnya. Senam yang dipelopori oleh produsen obat Merck ini mengabungkan gerakan aerobik dan anaerobik dan berfungsi untuk kebugaran tubuh, berdurasi sekitar 5 menit.

    Menurut Michael, senam ini dimulai dari gerakan bagian bawah tubuh untuk melatih otot besar terlebih dahulu. "Otot besar harus dilatih dulu supaya tidak menimbulkan kelelahan pada otot yang lebih kecil," kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta, ini.

    ADVERTISEMENT

    Terakhir, Michael menyarankan untuk segera berhenti berolahraga ketika tekanan darah sudah melebihi 180/100 mmHg atau saat mengalami kelelahan berlebihan.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Novita Angie Menolak Diet dan Tetap Makan Enak
    7 Negara dengan Kaum Hawa yang Rentan Osteoporosis
    Campuran Kopi dan Cokelat, Cara Ampuh Tingkatkan Konsentrasi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.