Manfaat Zat Melatonin dalam Produk Kecantikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zat Melatonin pada Kosmetik. tabloidbintang.com

    Zat Melatonin pada Kosmetik. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan jenis makeup dan produk perawatan wajah memang tidak mudah. Harus sesuai jenis kulit dan mampu memberikan manfaat pada kulit wajah, seperti mencerahkan, membuat kulit kenyal, dan menghadirkan kesan segar.

    Berbicara soal kulit wajah, kesegaran dan kecantikan merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Kesegaran menandakan bahwa kulit dalam kondisi sehat serta mendapatkan perawatan yang baik. Ketika diaplikasikan produk kosmetika yang baik, maka pancaran kecantikan seorang wanita akan semakin optimal.

    Melihat kebutuhan tersebut, merek perawatan kulit dan kosmetik, SamKim Skincare & Cosmetics menghadirkan sejumlah produk kecantikan yang mengandung zat melatonin. Melatonin selama ini kita kenal sebagai hormon yang berperan dalam siklus tidur. Produksinya dipengaruhi oleh deteksi cahaya dan gelap dengan retina mata.

    Di dunia medis, zat melatonin bisa diproduksi dan dikonsumsi sebagai suplemen dalam bentuk kapsul. Melatonin biasanya diminum oleh mereka yang memiliki aktivitas tinggi serta membutuhkan istirahat yang cukup dalam waktu singkat untuk kembali relaks, fit, dan bugar.

    ADVERTISEMENT

    "Zat melatonin pada loose powder, eye shadow dan lipstik yang kami hadirkan akan membuat kulit wajah menjadi rileks, segar, lembap dan cerah, sehingga, hasil makeup lebih optimal," kata Owner & Managing Director SamKim Indonesia & ASEAN, Heddy Kandow.

    TABLOIDBINTANG


    Baca juga:

    8 Produk Khusus Bibir yang Wajib Kamu Miliki

    Sembilan Produk Kosmetik yang Tak Bermanfaat

    Kylie Jenner Diamuk Fans Gara-gara Nama Kosmetiknya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.