Asal Mula Melamar Identik dengan Pria Berlutut dan Cincin

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi pria melamar kekasihnya sambil berlutut. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Dilamar kekasih merupakan impian semua wanita. Ketika melamar pujaan hatinya, pria biasanya melakukan bahasa tubuh romantis yang telah menjadi tradisi hampir di seluruh dunia, yakni berlutut. Ketika berlutut, satu tangannya berada di punggung dan yang satu lagi menunjukkan sebuah cincin.

Mungkin sebagian dari Anda terbersit pertanyaan, sebenarnya dari mana tradisi berlutut plus cincin ini berasal? Lantas, kenapa mesti pakai cincin dan bukan perhiasan lain? Dan kenapa hampir semua pria di berbagai belahan dunia kompak mengadopsi tradisi tersebut? Simak jawabannya berikut ini.

Artikel terkait:
Urutan Kelahiran Pengaruhi Percintaan
Hati-hati 7 Karma jika Berbohong kepada Pasangan

Saran Raditya Dika Bila Di-unfollow Mantan setelah Putus Cinta

Tradisi menekuk lutut ini memiliki sejarah yang panjang. Tradisi tersebut diduga dimulai pada abad pertengahan ketika masyarakat Barat menganut pandangan “courtly love”, yaitu cinta yang menitikberatkan sifat pria yang sopandan kekagumannya terhadap wanita yang dicintai.

Ide “courtly love” yang populer pada literatur abad pertengahan ini, merupakan cinta yang membuat sang pria rela menjadi “budak” wanita yang ia kagumi. Dengan berlutut, sang pria telah menyerahkan diri seutuhnya dan siap untuk melindungi serta melayani sang wanita dengan segenap jiwanya.

Dalam sejarah Eropa, berlutut juga digambarkan sebagai bentuk permintaan maaf, penyerahan diri, dan rasa malu. Contohnya, banyak simbol keagamaan Katolik yang menggambarkan gesture berlutut ketika berdoa untuk menunjukkan penyerahan diri kepada Tuhan.

Berlutut juga menunjukkan kuasa dan hierarki yang dilakukan oleh kaum bawah terhadap kaum atas. Zaman dulu, para ksatria berlutut kepada tuannya serta kepada musuh yang mengepung untuk menunjukkan bahwa mereka telah menyerah. Dengan demikian, berlutut di depan kekasih berarti pria tersebut telah menyerahkan diri dan menunjukkan loyalitasnya kepada pasangannya.

Sedangkan tradisi menggunakan cincin sebagai simbol pertunangan dipercaya bermula sejak abad ke-7. Wanita yang akan dinikahkan dengan pria bangsawan tertentu diberi cincin emas untuk dipakai di depan umum dan cincin besi untuk di rumah. Ketentuan ini diperkuat dalam hukum Spanyol, yakni Visigothic Code.

Aturan tersebut menyatakan pria wajib menikahi pasangannya yang telah diberi cincin dan dijanjikan untuk dinikahi. Untuk melengkapi hukum itu, pada 860, Paus Nicholas I meminta pemerintah untuk menyediakan cincin emas mahal yang diberikan pria sebagai bentuk pengorbanannya kepada wanita.

Kemudian, pada 1477 cincin berlian mulai digunakan sebagai simbol pertunangan, yang dicetuskan oleh Raja Maximilian I dari Meksiko ketika melamar Ratu Marie dari Burgundia. Di dunia barat, cara ini berlanjut hingga sekarang dan membuat berlian menjadi satu-satunya cincin yang dipakai pria untuk melamar kekasihnya.

BUSTLE | METRO | AARP | ZARA AMELIA

Berita lainnya:

Rahasia Utama Kecantikan Wajah Wanita Korea
Masih Muda tapi Wajahnya Berkerut, Apa yang Salah?


Patut Dicoba, Mengetes Siapa Rekan Kerja yang Bisa Dipercaya






Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

7 Agustus 2021

Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

Wajar jika kamu merasa sakit hati karena dikhianati. Tapi sampai batas mana sakit hati itu bersemayam di dalam dirimu?


Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

22 Juli 2021

Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

Kita harus menjaga pikiran tetap sehat dan jernih selama pandemi Covid-19. Sebab itu, jangan ambil risiko membangun hubungan yang toxic.


Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

6 Maret 2021

Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara soal peran perempuan sebagai pemimpin.


9 Tips Agar Pria Tidak Lama Melajang

20 November 2018

9 Tips Agar Pria Tidak Lama Melajang

Data menyatakan dunia bakal menghadapi ledakan jumlah pria yang lebih banyak daripada wanita. Simak 9 tips agar para pria tidak terlalu lama melajang.


Rasakan 5 Hal Ini dengan Pasangan, Tanda Hubungan akan Berakhir

14 November 2018

Rasakan 5 Hal Ini dengan Pasangan, Tanda Hubungan akan Berakhir

Para Pasangan suami istri perlu memahami kondisi saat hubungan sudah berada di ujung tanduk. Simak beberapa tanda hubungan akan berakhir.


Dijahati Teman, Tetaplah Bersikap Baik dan Rasakan Manfaatnya

30 Juni 2018

Dijahati Teman, Tetaplah Bersikap Baik dan Rasakan Manfaatnya

Ketika ada teman yang membencimu, jangan berfokus pada kebencian itu. Gunakan sikap teman tadi supaya kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik.


Putus Cinta? Simak 3 Hal Atasi Putus Cinta Menurut Studi Ini

5 Juni 2018

Putus Cinta? Simak 3 Hal Atasi Putus Cinta Menurut Studi Ini

Sebagian orang yang mengalami insomnia, pikiran terganggu dan bahkan sistem kekebalan tubuhnya menurun bila putus cinta.


Dimas Anggara Segera Menikah, Wanita Ciri Ini Buat Pria Tertarik

4 Juni 2018

Dimas Anggara Segera Menikah, Wanita Ciri Ini Buat Pria Tertarik

Dimas Anggara menjadi perhatian netizen. Melalui foto yang beredar, terlihat Dimas Anggara akan segera mengakhiri masa lajangnya.


Ramalan Cinta Juni 2018, Scorpio Alami Cinta Pandangan Pertama

4 Juni 2018

Ramalan Cinta Juni 2018, Scorpio Alami Cinta Pandangan Pertama

Bulan Juni telah tiba. Apakah rencana cinta Anda sudah berjalan dengan sempurna di pertengahan tahun ini?


Teman Menjauh? Simak Tips Jaga Hubungan agar Tetap Dekat

24 April 2018

Teman Menjauh? Simak Tips Jaga Hubungan agar Tetap Dekat

Anda masih menjalin silaturahmi dengan teman-teman kecil Anda? Intip tips ini agar Anda tetap berhubungan baik dengan teman Anda.