Agar Karyawan Tak Sungkan Sampaikan Ide Segar untuk Perusahaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Ideas to Go, Ed Harrington, mengatakan kita mewarisi kode genetik yang membuat sedikit takut dengan sesuatu yang baru.

    Penulis buku Outsmart Your Instincts: How the Behavioral Innovation Approach Drives Your Company Forward, ini menjelaskan ketakutan tersebut membuat seseorang cenderung merasa enggan untuk menyampaikan ide, saran, atau usulan baru. Tapi, di zaman sekarang, jika tidak ada inovasi artinya sulit bergerak maju.

    Jadi, jika Anda dan tim terjebak dalam situasi ‘buntu ide’, maka atasan harus melakukan beberapa langkah berikut ini:


    1. Stop bilang ‘Iya, tapi..’ dan mulailah bilang ‘Iya, dan..”

    ‘Iya, tapi…’ adalah kata-kata yang bisa membunuh ide, kata Harrington. Menggunakan ‘Iya, dan…’ membuat orang ingin merasa terdukung dan ingin berpartisipasi dan mengungkapkan ide baru. Kata-kata ‘Iya, dan…’ membuat mereka merasa tidak harus punya ide sempurna (karena tentu saja ide seburuk apapun masih bisa dikembangkan dan jadi ide yang bagus).

    2. Membuat daftar tentang ide
    Buat daftar tentang hal positif dari ide itu, dan daftar hal yang diperlukan untuk membuat ide itu berkembang dan lebih baik. Jika Anda mendengar ide apapun dari seseorang, mulailah membuat daftar hal positif dan menarik dari ide itu. Fokus dulu pada hal baik dari ide itu, lalu buat daftar tentang apa yang bisa dikembangkan dari ide itu. Daftar sebaiknya bukan berisi kelemahan dan rintangan. Fokuslah pada solusi dari ide itu.

    ADVERTISEMENT

    3. Tidak membuat keputusan terlalu cepat
    “Mematikan pernyataan suatu kelompok yang sedang berjuang untuk mengembangkan ide-ide mereka tidak hanya kontra-produktif, tapi itu juga berarti sikap penuh kesombongan,” kata Harrington. Bahkan ketika menurut Anda ide itu aneh dan tidak masuk akal, sebaiknya tahan ego untuk langsung mematikannya atau berkomentar ide itu tidak masuk akal. Biarkan ide itu ‘bermain’ dulu dan dilontarkan ke hadapan banyak orang dan tetaplah beri apresiasi.

    4. Bermainlah
    Di kantor, mungkin Anda harus ekstra serius dalam menangani urusan pekerjaan. Tapi, Anda harus punya sikap yang lebih terbuka dan semangat ‘bermain’. Jika Anda punya sikap yang lebih santai dan tidak terlalu ketat, tim akan merasa nyaman untuk melontarkan idenya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Zaskia Sungkar Hobi Traveling Sambil Cari Inspirasi


    6 Gejala Stres yang Terjadi Berulang tapi Kerap Diabaikan

    Amanda Hartanto Batik Gandeng Alya Dimitri di Koleksi Adhara


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.