Referensi Buku untuk Anak yang Beranjak Remaja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Usia 11 dan 12 tahun merupakan umur yang cukup berarti bagi si kecil secara emosional dan fisik. Karena itu, orang dalam memilih buku untuk mereka harus lebih selektif.

    Anak berumur 11 dan 12 tahun mengalami perubahan mood dan bersiap memasuki usia pubertas. Anak pada usia ini menjadi sangat terpanguruh oleh teman-temannya, merasa ingin ‘lepas’ dan mandiri dari orang tua mereka, dan mulai meningkatkan kemampuan berpikir abstrak. Singkatnya, mereka membutuhkan buku yang dapat memahami dunia yang semakin kompleks dan menghibur.

    Berikut ini kategori buku untuk anak usia 11 dan 12 tahun yang perlu dibaca, dikurasikan oleh para pakar sastra anak Erin Clarke, Liv Hanson, Rene’ Kirkpatrick dan Melissa Taylor dalam Read Brightly:

    1. Fantasi, Magic, dan Horror
    Jenis buku ini membuat anak Anda bisa bebas dari teknologi dan mengembangkan kemampuan imajinasi dan kreatifitas mereka. Mereka boleh kok tetap bisa berimajinasi dan berkelana di dunia ilusi, hantu, naga, dan lain sebagainya.

    ADVERTISEMENT

    Buku yang direkomendasikan antara lain The Golden Compass karya Philip Pullman, Eragon karya Christopher Paolini, dan The Hobbit karya J.R.R Tolkien.

    2. Petualangan dan Misteri
    Anak senang berimajinasi bahwa diri merekalah karakter utama dalam sebuah cerita. Mereka akan merasa bisa melakukan apa saja dalam petualangan dan cerita misteri yang seru dan mengguggah semangat mereka.

    Rekomendasi buku Spaced Out karya Stuart Gibbs dan Where the Mountain Meets the Moon karya Grace Lin.

    3. Coming-of-Age
    Anda juga bisa memilih buku yang karakter utamanya mengalami kesulitan dalam hidup. Pilihlah buku yang karakter utamanya memiliki usia sebaya dengan anak Anda. Mereka akan merasa terhubung dan memahami kesulitan hidup para tokoh dalam bukunya. Ini bisa meningkatkan rasa empati anak terhadap orang lain.

    Rekomendasi buku: The Best Man karya Richard Peck, As Brave As You karya Jason Reynolds dan Stargirl karya Jerry Spinelli.

    4. Terinspirasi dari sejarah
    Plot dan karakter yang dinamis membuat anak betah membacanya. Buku dengan latar sejarah atau fiksi sejarah sangat baik dibaca anak Anda karena mereka bisa menghubungkannya dengan pengalaman yang terjadi di dunia nyata.

    Rekomendasi buku: The Mighty Miss Malone karya Christopher Paul Curtis, Little Women karya Louisa May Alcott, dan Before We Were Free karya Julia Alvarez.

    5. Non-fiksi
    Buku-buku nonfiksi yang diangkat dari kisah nyata atau pengalaman seseorang bisa menginspirasi dan mengedukasi pembaca. Anak akan banyak belajar dari berbagai orang berpengaruh yang ada di dunia ini.

    Rekomendasi buku: I Am Malala karya Malala Yousafzai, Hidden Figures karya Margot Lee Shetterly dan Women in Science karya Rachel Ignotofsky.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Kenali Jenis USG Selama Kehamilan
    Popcorn Ngepop 18 Rasa dari Chef Tony


    Anak Terlambat Bicara, Jangan Langsung Divonis Autisme


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.