Zat Kimia Berbahaya buat Ibu Hamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    Ilustrasi hamil bermasalah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika hamil, kondisi ibu jadi kunci perkembangan dan kesehatan bayi dalam kandungan. Karena itu, disarankan sang ibu menjaga kondisi kesehatannya dan menghindari hal-hal yang bisa membahayakan kehamilan.

    Artikel terkait kehamilan:
    Ibu Hamil, Jangan Konsumsi Makanan Ini Ya...
    Masalah Umum pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya
    Penyebab Ibu Hamil Kerap Mimpi Aneh dan Apa Artinya

    Berbagai kegiatan yang dilakukan wajib dipertimbangkan, tak terkecuali dalam memilih produk perawatan. Beberapa zat dalam produk perawatan bisa mengganggu perkembangan bayi dan berikut diantaranya.

    #Formaldehyde
    Zat ini digunakan sebagai pengawet bagi produk kosmetik, seperti cat kuku dan sampo, dan bisa masuk ke dalam tubuh ketika menghirup udara yang telah terkontaminasi formaldehyde sebelumnya. Hasil percobaan pada binatang yang sedang hamil berakibat pada anak yang lahir dengan berat badan yang rendah dan paru-paru kesulitan menangkal masalah peradangan.

    ADVERTISEMENT

    Hindari dengan memilih produk perawatan yang bebas formaldehyde dan gunakan cat kuku di ruangan yang terbuka atau nyalakan kipas ketika mengecat kuku. Hindari pula pengharum ruangan yang mengandung formaldehyde. Ketika ingin membeli furnitur rumah, pilihlah yang terbuat dari kayu padat dibanding yang terbuat dari partikel kayu yang tinggi formaldehyde.

    #Phthalates
    Zat inilah yang membuat tekstur cat kuku dan losion tubuh lebih mudah digunakan. Waspadai juga berbagai produk perawatan tubuh, deterjen, dan pengharum ruangan. Pasalnya, phthalates bisa menyebabkan bayi lahir prematur dan berisiko obesitas.

    Pasangan yang berencana hamil, juga wajib menjauhi zat ini karena akan berdampak pada kesuburan wanita dan memengaruhi jumlah sperma. Atasi dengan mengurangi jumlah produk perawatan yang digunakan untuk mengurangi jumlah zat kimia yang diserap tubuh. Hindari pula memanaskan makanan dalam wadah plastik karena phthalates dari plastik akan berpindah ke makanan.

    #Toluene
    Cairan bening dengan bau yang menyengat ini banyak terkandung pada cat dinding dan cat kuku. Jika sering terpapar bau cairan ini bisa mempengaruhi perkembangan mental bayi dan mengganggu fungsi ginjal serta hati anak. Tunda kegiatan mengecat rumah hingga bayi lahir atau gunakan hanya cat berbahan dasar air yang akan larut hanya dengan air.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:

    Istri Bebi Romeo Hapus Video Bersama Bayinya

    Nonton Film Sampai Terbawa Emosi Justru Bagus

    Food for The Seoul, Nikmati Menu Korea Langsung dari Asalnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.