Saran Dokter Gigi soal Menyimpan Sikat Gigi yang Benar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sikat gigi. boldsky.com

    Ilustrasi sikat gigi. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita seringkali tidak memperhatikan cara penyimpanan sikat gigi yang digunakan. Sikat gigi kerap diletakkan di dekat wastafel, digantung di rak dinding kamar mandi, atau diletakkan begitu saja di sembarang tempat.

    Ternyata menyimpan sikat gigi tidak boleh sembarangan karena bisa saja bakteri jahat berkumpul di sikat sehingga berbahaya bagi kesehatan gigi.

    Dokter Gigi Oktri Manessa dari Oktri Manessa Dental Care (OMDC) mengatakan sikat gigi harus diletakkan jauh dari jamban. Menurutnya, bakteri jahat dari jamban akan mudah berpindah ke sikat gigi walaupun tidak terlihat kasat mata.

    “Sebaiknya diletakkan jauh dari toilet, jangan disimpan di tempat yang lembab,” katanya melalui akun instagram @drg_oktrimanessa.

    ADVERTISEMENT

    Selain jangan disimpan pada tempat yang lembap, dia menyarankan setelah menyikat gigi, bilas sikat gigi sampai bersih dan jangan sampai meninggalkan bekas pasta gigi atau kotoran di sikat gigi.

    Sikat gigi juga harus diletakkan dengan posisi kepala sikat gigi di atas atau dalam keadaan berdiri.  “Jangan lupa rutin mengganti sikat gigi minimal tiga bulan sekali,” ucapnya.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Atasi Seksisme di Kantor
    Jus Seledri untuk Tidur Anda yang Lebih Lelap
    Olahraga Tanpa Mengenakan Celana Dalam, Bolehkah?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...