Urutan Kelahiran Pengaruhi Percintaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain zodiak dan waktu kelahiran, ada hal lain yang dipercaya bisa mempengaruhi kehidupan percintaan seseorang, yakni urutan kelahiran dalam keluarga.

    “Pengalaman awal menjadi fondasi bagaimana kita bertindak sepanjang hidup, termasuk dalam urusan cinta,” kata Linda Blair, psikolog dan pengarang buku Birth Order: What Your Position in the Family Really Tells You About Your Character.

    Urutan kelahiran memainkan peran saat kita memberi dan menerima cinta. Linda Blair dan beberapa ahli lainnya memberikan beberapa contoh:

    #Anak tertua
    Anak tertua cenderung lebih pintar dan bertanggung jawab. Ketika mereka tumbuh dan jatuh cinta, sifat-sifat positif ini membantu mereka dengan baik. “Mereka terencana, bertanggung jawab, mengayomi dan peduli kepada orang lain. Dalam hubungan percintaan, kita bisa bergantung pada anak pertama,” kata Linda.

    ADVERTISEMENT

    Itu semua merupakan kualitas baik. Namun, menurut Michael Grose, psikolog keluarga dan pengarang buku Why First Borns Rule the World and Last Borns Want to Change It, ada juga masa-masa sulit mencintai si anak sulung. “Anak pertama bisa jadi sangat perfeksionis, mereka senang untuk mengontrol orang lain,” ujarnya.

    #Anak tengah
    Jika kompromi merupakan fondasi hubungan yang baik, maka anak tengah yang paling cocok akan hal itu. Linda Campbell, profesor konseling dan perkembangan manusia di University of Georgia mengatakan, anak tengah adalah tipe pembawa kedamaian. “Mereka mudah beradaptasi, sangat diplomatis dan bagus dalam bernegosiasi karena terbiasa menengahi kakak dan adiknya. Keadilan sangat penting untuk si anak tengah,” ujar Linda. Meskipun begitu, anak tengah cenderung mudah terpengaruh dengan opini orang lain.

    #Anak bungsu
    Anak terakhir biasanya suka mencari perhatian, tidak takut mengambil risiko, dan menarik. Dalam hubungan, anak bungsu cenderung memiliki sifat ceria, penuh spontanitas, dan mudah bergaul. “Saat kecil, mereka terbiasa mempelajari bagaimana membaca orang lain dan berinteraksi dengan anggota keluarga yang lebih tua di rumah,” kata Linda.

    Sisi negatifnya, anak bungsu sering mengharapkan orang lain membuat keputusan untuk mereka. Juga mudah tergila-gila pada pasangannya.

    #Anak tunggal
    Tumbuh menjadi anak satu-satunya, mereka tidak perlu bersaing untuk mendapatkan perhatian orangtua. Anak tunggal biasanya konvensional, bertanggung jawab dan bisa diandalkan. Namun, karena perhatian selalu mengarah kepada mereka, anak tunggal terkadang suka manja dan terlalu bergantung kepada cintanya.

    “Mereka menjadi pusat perhatian dan kebutuhan fisik maupun mentalnya terpenuhi,” ujar Linda. Menurutnya, anak tunggal cocok dengan anak pertama karena sama-sama menghargai nilai kemandirian dan tanggung jawab.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Selai Lemon yang Menyegarkan

    4 Mitos Pengaturan Keuangan

    Asal Muasal Keju Camembert


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?