Saran Ahli Tip Mendesain Rumah Mungil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Interior Rumah. (Sweet Home 3D | Unay Sunardi)

    Ilustrasi Interior Rumah. (Sweet Home 3D | Unay Sunardi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lahan yang semakin sempit membuat kaum urban mencari konsep hunian yang kecil. Terlebih dengan semakin banyak pilihan hunian vertikal seperti apartemen.

    "Tapi, problemnya, life is bigger than your house," kata Direktur Kreatif TRYST Living, Zacky Badrudin, saat acara bincang-bincang SHARP Smart Concept Design, di Jakarta, pekan lalu.

    Masalah yang ditemui di rumah yang kecil, tidak hanya seputar ruang penyimpanan, tetapi juga ruangan yang terlihat gelap karena hunian mungil minim jendela dan juga ruangan terlihat berantakan karena banyak barang.

    Nah, untuk menyiasati rumah kecil, Zacky memberikan beberapa tip berikut:

    1. Warna terang
    Pilih warna yang terang untuk cat dinding, seperti warna pastel, putih gading dan abu-abu terang. Begitu juga dengan furnitur, pilih warna yang terang untuk membantu memantulkan cahaya.

    2. Manfaatkan ruangan luar
    Rumah berkonsep mungil biasanya memiliki area minim untuk taman. Zacky menyarankan memindahkan tanaman ke dinding, jika memungkinkan sehingga ruang yang tersisa dapat dimanfatkaan menjadi patio. Bila tinggal di apartemen, jadikan balkon untuk area duduk dengan menambahkan kursi dan coffee table.

    3. Cermin
    Jangan ragu memasang cermin di beberapa lokasi untuk menimbulkan kesan luas dan memantulkan cahaya.

    4. Manfaatkan sudut ruangan
    Perhatikan sudut ruangan rumah yang tersisa dan manfaatkan untuk membuat rak sudut untuk menyimpan barang, misalnya buku.

    5. Area mati untuk penyimpanan
    Selain sudut, area mati seperti bawah tangga juga dapat digunakan untuk menjadi tempat penyimpanan sepatu. Pasang juga rak di atas kloset untuk menyimpan peralatan mandi atau perlengkapan membersihkan kamar mandi. Bila masih memiliki sisa ruang di atas pintu, pemilik rumah juga bisa menyulapnya menjadi tempat penyimpanan terbuka untuk barang yang jarang dipakai.

    6. Pakai furnitur serbaguna
    Smart furniture, atau furnitur serbaguna, dirancang untuk menghemat tempat sekaligus memberi tambahan nilai estetika pada ruangan. Misalnya, pilih sofa yang dapat digeser ke bawah meja bundar ketika tidka digunakan atau pilih meja yang memiliki rak di bawah.

    Zacky menyarankan memilih furnitur berbahan akrilik untuk memanipulasi ruangan sehingga tidak terlihat padat.

    7. Produk elektronik multifungsi
    Peralatan rumah tangga elektronik yang digunakan pun sebaiknya menunjang rancangan rumah berkonsep kecil.

    Agar lebih optimal, Manajer Umum Perencanaan Produk Sharp Electronics Indonesia, Herdiana Anita Pisceria, menyarankan untuk memasang peralatan elektronik yang multifungsi, misalnya televisi yang memiliki pengeras suara built-in untuk menambah pengalaman saat menonton film.

    Konsumen juga bisa memilih menggunakan pendingin udara yang memiliki pemurni udara (air purifier) sekaligus perangkap nyamuk.

    ANTARA

    Berita lainnya:
    Jenis Meja Lipat: Perhatikan Bahan, Warna dan Harganya
    7 Kegunaan Rak Buku di Rumah
    Tren Gaya Hidup Minimalis, Apa Manfaatnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.