Kulit Sehat Emily Ratajkowski Berkat Tidur dan Minum Air

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emily Ratajkowski  berpose di karpet merah Harper's BAZAAR's 150 Most Fashionable Women di Los Angeles, 27 Januari 2017. Jordan Strauss/Invision/AP

    Emily Ratajkowski berpose di karpet merah Harper's BAZAAR's 150 Most Fashionable Women di Los Angeles, 27 Januari 2017. Jordan Strauss/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang menginginkan kulit yang sehat, bersih dan bercahaya. Tak heran jika banyak yang melakukan apa saja untuk mendapatkanya. Seperti menggunakan krim, lotion, dan serum yang menjanjikan akan menghilangkan kemerahan, jerawat, dan komedo.

    Kendall dan Kylie Jenner misalnya, mereka sampai melakukan facial menggunakan aseton dan es kering. Ya, memang banyak cara dapat dilakukan untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat. Tapi, hal ini tidak berlaku bagi aktris dan model Emily Ratajkwoski.

    Perawatan kulit yang dilakukan Emily Ratajkwoski sangat mudah. “Sebelum tidur, aku minum air dan membersihkan makeup. Lalu tidur di tempat tidurku sendiri, ini yang terbaik, jika tidak aku tidak akan cukup tidur,” ujarnya. Ratajkowski tidak mengatakan apakah dia menggunakan kain pembersih, sabun dan air, atau remover makeup dalam rutinitas kecantikannya.  

    Sementara untuk makanan, kepada Harpers Bazaar Emily Ratajkowski mengatakan, dirinya tidak pernah mKn di rumah. Setiap pagi dia selalu sarapan pastry, lalu makan siang berupa salad atau sandwich. "Jika aku sedang di set, aku punya catering khusus,” ujar model berusia 25 tahun ini, juga gemar makan daging untuk memenuhi kebutuhan zat besi tubuhnya.

    Tubuh ramping Emily Ratajkowski bukan dari hasil yang instan. Dia mempunyai jadwal olahraga yang ketat. “Hari libur, aku punya banyak waktu untuk berolahraga, seperti hiking atau yoga,” ujarnya.

    NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Penampilan Elegan Eva Mendes dengan Gaun Maxi
    Koleksi Target Victoria Beckham Terinspirasi dari Putrinya Harper
    3 Momen Fashion Kate Middleton di Paris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.