Menjaga Hamil Anak Kembar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil kembar. shutterstock.com

    Ilustrasi hamil kembar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehamilan merupakan salah satu hal menakjubkan dalam hidup seorang wanita, terutama bila dikaruniai anak kembar. Meski pun begitu, calon ibu yang mengandung anak kembar harus memberi perhatian dan pengawasan ekstra. Berikut hal-hal yang harus dilakukan bagi calon ibu bayi kembar:

    1. Rajin Mengunjungi Obstetri
    Ketika mengandung anak kembar, dokter pasti akan menyuruh anda rutin memeriksa kandungan lewat Ultrasonografi (USG). Ini karena mereka harus terus memantau pola perkembangan dan pertumbuhan bayi anda./

    2. Tingkatkan Asupan Nutrisi
    Ibu yang mengandung dua bayi atau lebih tentu akan membutuhkan nutrisi ekstra, terutama protein, asam folat, kalsium, zat besi, dan lainnya. Perbanyak konsumsi makanan sehat dan jangan lupa konsumsi vitamin atau suplemen untuk ibu hamil karena jumlah bayi yang lebih banyak akan membuat sang ibu beresiko menderita anemia. Maka itu, perbanyak vitamin khususnya zat besi.

    3. Istirahat Lebih Banyak
    Umumnya, ibu hamil yang mengandung bayi kembar memerlukan istirahat mulai dari pertengahan trimester kedua. Namun, ini semua tergantung dari kondisi sang ibu.

    ADVERTISEMENT

    4. Antisipasi Kelahiran yang Lebih Awal
    Kehamilan anak tunggal biasanya berdurasi hingga 39 minggu, tetapi untuk anak kembar biasanya berdurasi hanya 37 minggu atau kurang. Dokter bahkan menganggap bayi kembar yang lahir pada minggu ke-34 adalah normal. Jika anda mengalami tanda-tanda kelahiran prematur, maka dokter akan menyuntikkan steroid untuk meningkatkan pertumbuhan paru-paru bayi anda karena perkembangan paru-paru yang belum sempurna kerap terjadi pada bayi yang lahir prematur.

    5. Antisipasi Melahirkan Secara Caesar
    Anak kembar cenderung lahir melalui operasi Caesar. Walau pun anak pertama lahir secara normal, biasanya anak kedua akan lahir melalui operasi Caesar untuk menghindari komplikasi.

    6. Tekanan Darah Tinggi
    Ibu yang mengandung bayi kembar cenderung memiliki tekanan darah tinggi. Kombinasi hipertensi dan protein dalam urin akan menyebabkan pre-eclampsia, yaitu kondisi pada wanita hamil yang ditandai dengan tingginya tekanan darah. Ibu hamil yang mengalami pre-eclampsia biasanya juga mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini akan menyebabkan kematian bagi calon ibu mau pun bayinya. Pemeriksaan dan obat rutin dapat mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh pre-eclampsia. 

    THE HEALTH SITE | ZARA AMELIA 

    Baca juga: 
    10 Penyebab Sulit Hamil


    Bahaya Obesitas dan Cara Menangkalnya
    Makin Kaya Orang Makin Gemuk. Benarkah?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.