Kiat Tampil Memikat dengan Bulu Mata Palsu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bulu mata pelangi. instagram.com

    Ilustrasi bulu mata pelangi. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulu mata palsu telah menjadi kebutuhan dalam dunia tata rias profesional selama seabad terakhir. Benda ini mulai populer sejak pembuatan film Intolerance yang disutradarai D.W. Griffith pada 1916.

    Pada waktu itu, Griffith merasa mata dari aktris Seena Owen terlihat kurang menonjol dari layar. Dia pun meminta para staf perlengkapan untuk menempelkan sejumput rambut manusia pada mata Owen dengan menggunakan spirit gum.

    Hasilnya, mata Owen pun terlihat lebih besar, cemerlang, dan cantik karena bulu matanya terkesan lebih lentik dan molek jika dilihat dari balik kamera. Sayangnya, beberapa hari kemudian, Owen mengalami iritasi yang membuat matanya bengkak.

    Seratus tahun kemudian, bulu mata sudah semakin mudah didapatkan di pasar. Tentu saja, teknologinya pun terus berkembang sehingga aman digunakan untuk sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa Indonesia adalah produsen bulu mata berkualitas terbaik di dunia?

    ADVERTISEMENT

    Ada banyak perajin bulu mata di tanah air, yang karyanya diekspor ke berbagai negara untuk menyuplai merek-merek ternama. Namun, bukan berarti merek dari dalam negeri tidak bisa bersaing. Salah satu merek bulu mata lokal yang sedang digandrungi adalah Moza.

    Produsen bulu mata palsu yang didirikan oleh Moza Pramita tersebut mampu menghasilkan aksesori mata yang ringan, alami, serta aman dan mudah digunakan oleh siapa saja.

    Selama ini banyak yang takut menggunakan bulu mata palsu karena dianggap terlalu sulit dipakai. Namun, dengan pemilihan bahan dasar rambut asli manusia dan jalinan bulu mata yang berkualitas, pengaplikasian bulu mata palsu menjadi semakin mudah.

    Putri sulung pengusaha Dewi Motik itu menjelaskan saat ini terdapat variasi bulu mata palsu yang tak terhingga di pasaran. Bentuknya sangat beragam, mulai dari yang natural hingga eksentrik. Materialnya pun beragam, mulai dari rambut manusia, bulu binatang, rambut sintetis, kertas, bulu, plastik, hingga yang ditaburi aksesori manik-manik, batu-batuan, dan sebagainya.

    Moza membagi bulu mata palsu secara garis besar ke dalam tiga kelompok, yaitu ringan, medium, dan premium. Potongan jalinan rambut pada helaian bulu mata palsunya pun didesain alami sehingga cocok digunakan oleh berbagai tipe atau bentuk mata.

    Bulu mata palsu ringan untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan medium untuk yang ingin lebih menegaskan keindahan matanya tanpa berlebihan, dan premium untuk acara istimewa karena jalinan rambutnya lebih rapat dan tebal.

    Untuk mata yang lebih sipit, dia menyarankan penggunaan bulu mata palsu medium atau premium agar mengesankan mata lebih tajam dan bervolume serta terbuka lebih lebar. Sebaliknya, mata yang belok dapat menggunakan yang ringan atau medium.

    Trik lain untuk tampil glamor pada acara tertentu adalah dengan menumpuk bulu mata palsu medium sebanyak tiga lapis sebelum diaplikasikan. Bagi mereka yang bekerja di atas panggung, menumpuk bulu mata premium dan medium dapat memberi kesan lebih dramatis.

    Tidak ada batasan untuk berkreasi dengan bulu mata palsu. Anda dapat menggunakannya bertumpuk-tumpuk sekaligus atau menyapunya dengan maskara berwarna, dan sebagainya. Bulu mata palsu juga dapat digunakan maksimal tiga kali pemakaian.

    Bagi pemula, memakai aksesori mata ini dapat diawali dengan menjepit bulu mata dan menyapukan maskara dan didiamkan selama 30 detik hingga maskara benar-benar kering. Selanjutnya, pakailah eyeliner dan tunggu 30 detik hingga kering.

    Eyeliner ini perlu untuk menyamarkan garis bulu mata palsu. Dengan adanya eyeliner, pemakai dapat lebih leluasa mengatur letak bulu mata palsunya senyaman mungkin tanpa terlihat batas garis antara bulu mata yang palsu dan yang asli.

    Setelah itu, pulaskan lem pada bulu mata dan biarkan beberapa saat hingga setengah lengket. Lalu, tempelkan bulu mata pada eyeliner sebagai tempat parkir bulu mata. Tekan 10 detik sampai bulu mata melekat pada eyeliner.

    Untuk hasil yang lebih maksimal setelah pemasangan, rapikan bulu mata asli dan palsu dengan menggunakan maskara. Selain itu, tebalkan kembali eyeliner di atas garis bulu mata palsu.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Bolehkah Kita Mengkonsumsi Mie Instan?
    Yuk, Hidup Bahagia dengan Jalan ini
    Lemari Anda Penuh? Singkirkan Baju-baju Berikut!


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...