Ada Orang Kecanduan Gosip? Cek 8 Tandanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bergosip. shutterstock.com

    Ilustrasi bergosip. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bergosip adalah bicara tentang rumor atau mendiskusikan sisi buruk kehidupan pribadi orang lain. Bergosip memang seru. Sedikit bergosip bisa menyegarkan diri. Tapi jika berlebihan, itu bisa menjadi racun.

    Beberapa orang kecanduan gosip, dan itu berbahaya. Perilaku ini sangat mengganggu, terlebih jika sudah mengalami kecanduan tingkat tinggi. Sekarang perhatikan orang-orang di sekitarmu, bila dia memperlihatkan beberapa tanda-tanda berikut, maka itu pertanda pecandu gosip.

    1. Tak sabar ingin membicarakan orang lain
    Setelah tak sendirian di rumah –apakah anak suami, adik, atau kakak sudah tiba, si pecandu gossip langsung menempel dan membicarakan orang lain, misalnya tentang pertengkaran antara pasangan yang tinggal di rumah sebelah. Kendati lawan bicara menunjukkan sikap tidak tertarik atau terang-terangan menyatakan terganggu, orang itu tetap saja bicara tentang urusan orang lain.

    2. Berlebihan
    Tukang gossip memiliki kebiasaan membesar-besarkan segala sesuatu di luar proporsi. Dia gemar melakukan itu karena bisa membuatnya bersemangat.

    3. Membuka sesi bergosip
    Setiap kali ada kesempatan, dia mengajak teman-temannya berkumpul di rumah atau di salah satu sudut kantor. Sesi bergosip pun dimulai. Mereka tertawa keras dan merasa amat senang setelah saling berbagi semua cerita kotor.

    4. Menikmati penderitaan orang lain
    Ketika dia memberitahumu tentang penderitaan orang lain, matanya berbinar dan tampaknya dia menikmati keadaan itu.

    5. Siap mendengar dan menyampaikan
    Apapun keadannya, dia selalu siap mendengarkan cerita tentang orang lain dan menyebarkannya kepada semua orang atau siapa saja di lingkaran pertemanannya. Dia tidak akan pernah membiarkan kabar yang layak untuk dijadikan bahan gosip berlalu begitu saja.

    6. Urusan pribadi lebih menarik
    Dia suka mendengar cerita tentang urusan yang bersifat personal. Contoh, jika terjadi pertengkaran, masalah dengan mertua, dan urusan pribadi orang lain menjadi hiburan baginya.

    7. Cemburu melihat orang lain bahagia
    Jika ada yang posting foto bahagia di media sosial, dia akan merasa tidak nyaman dan membencinya. Dia merasa marah dan kesal tanpa alasan yang jelas.

    8. Membandingkan kehidupannya
    Dia akan membandingkan kehidupnya dengan orang lain. Dia mengeluh bahwa setiap orang bisa lebih kaya dan bahagia, kecuali dia.

    Jika Anda melihat tanda-tanda seperti itu pada seseorang, sebaiknya jangan melawannya. Cobalah untuk menyelidiki penyebab masalahnya. Umumnya, orang-orang yang tidak puas dengan kehidupan atau kepribadian mereka menemukan gosip sebagai cara melarikan diri dari kenyataan.

    Mungkin, dia membutuhkan bantuan untuk keluar dari jerat menggosip. Sebaiknya ajak dia menemui terapis atau memberinya perhatian dan kasih sayang untuk menyembuhkannya. Tapi jangan mengkritiknya atau melawannya dengan 'tangan kosong' karena cara itu tidak akan efektif.

    BOLDSKY | LUCIANA

    Berita lainnya:

    Sembilan Produk Kosmetik yang Tak Bermanfaat
    Kurang Lemak dan Protein Bisa Bikin Lapar Tak Berujung
    Mau Tahu Bedanya Celana Jeans untuk Pria dan Wanita?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.