10 Penyebab Sulit Hamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita ingin hamil atau wanita menyentuh perut hamil. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita ingin hamil atau wanita menyentuh perut hamil. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi seroang ibu adalah kebahagiaan tak ternilai bagi setiap wanita. Kehamilan adalah masa mengandung janin yang tumbuh dalam rahimnya. Waktu kehamilan umumnya 40 minggu 9 hari, dihitung dari saat menstruasi terakhir hingga melahirkan.

    Kehamilan adalah proses reproduksi yang memerlukan perawatan secara khusus agar berjalan baik. Setiap wanita hamil memiliki tanda dan gejala yang tidak sama. Ada yang gejalanya muncul sejak awal, ada yang baru beberapa minggu, bahkan tidak memiliki gejala di masa dini.

    Yang pasti, proses hamil ditandai dengan terlambatnya menstruasi. Berikut tanda-tanda hamil secara umum, seperti yang diungkapkan pakar kesehatan tradisional Cina, M. Ferry Wong, dalam bukunya "A Soul of Healing".

    #Payudara terasa membesar, mengeras, nyeri, dan sensitif terhadap sentuhan
    #Mual di pagi hari atau morning sickness
    #Mudah lelah, lemas, pusing, dan terkadang pingsan
    #Sakit kepala
    #Sembelit
    #Perubahan suasana hati karena pengaruh hormon
    #Bercak pendarahan

    Tak sedikit wanita yang sulit hamil, bahkan tidak juga punya anak setelah bertahun-tahun menikah. Berikut beberapa penyebab wanita sulit hamil karena masalah ovulasi.

    1. Menopause dini
    Yang dimaksud adalah menopause sebelum berusia 40 tahun.

    2. Kerusakan pada saluran telur atau tuba
    Biasanya akibat penyumbatan atau adanya jaringan perut akibat meradangnya saluran tuba sehingga mempengaruhi kesuburan.

    3. Sindrom ovarium polisistik (PCOS)
    Terganggunya produksi hormon androgen dan menyebabkan terganggunya kesuburan.

    4. Endrometriosis
    Jaringan rahim yang tumbuh di bagian luar rahim sehingga mempengaruhi indung telur, telur, rahim, dan juga fungsi sperma

    5. Ovarium jaringan perut
    Kerusakan fisik pada ovarium dapat disebabkan pembedahan akibat adanya kista.

    6. Adhesi pelvis
    Terjadi akibat operasi panggul, usus buntu, dan bisa mengganggu kesuburan serta mengubah struktur saluran tuba sehingga mengganggu pergerakan sel telur dan menganggu kesuburan wanita.

    7. Masalah tiroid
    Hipertiroidisme merupakan kondisi kelenjar tiroid yang tak normal karena terlalu aktif. Sebaliknya, hipotiroidisme merupakan kondisi kelenjar yang tidak aktif. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesuburan pada wanita.

    8. Pengobatan kanker
    Terapi pengobatan kanker mengakibatkan sistem reproduksi pria maupun wanita terganggu.

    9. Gaya hidup
    Gaya hidup dan kebiasaan yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesuburan, seperti perokok dan penggemar makanan cepat saji yang mengandung lemak tak sehat.


    10. Usia
    Wanita berusia di atas 40 tahun memiliki jumlah sel telur lebih rendah dan kurang sehat sehingga berisiko mengalami keguguran ketika hamil.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    7 Tanda Si Dia Layak Disebut Kekasih
    3 Momen Fashion Kate Middleton di Paris


    Lemari Anda Penuh? Singkirkan Baju-baju Berikut!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.