Yuk, Hidup Bahagia dengan Jalan ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kate Winslet terlihat cantik dalam balutan gaun berwarna merah di acara The Tonight Show di Rockefeller Center, New York, 7 Oktober 2015. Setelah bercerai dengan suami keduanya, Sam Mendes pada 2010, kate kini hidup bahagia dengan suami ketiganya, Ned Rocknroll. Theo Wargo/NBC/Getty Images

    Kate Winslet terlihat cantik dalam balutan gaun berwarna merah di acara The Tonight Show di Rockefeller Center, New York, 7 Oktober 2015. Setelah bercerai dengan suami keduanya, Sam Mendes pada 2010, kate kini hidup bahagia dengan suami ketiganya, Ned Rocknroll. Theo Wargo/NBC/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dongeng klasik karya Hans Christian Andersen yang berjudul ‘Sepatu Merah’, seorang gadis cilik mengidamkan sepasang sepatu merah cantik. Untuk mendapatkannya, gadis tersebut bahkan rela menipu wanita tua yang buta agar membelikan sepatu tersebut.

    Cintanya kepada sepatu tersebut membuatnya lupa diri dan menempatkannya sebagai hal prioritas dalam hidupnya, walau pun masih banyak hal yang lebih penting. Akhirnya, sepatu itu menempel di kakinya dan membuatnya berdansa tanpa henti seumur hidupnya.

    Mungkin kita akan menertawakan kebodohan gadis tersebut yang tidak bisa memprioritaskan sesuatu dengan benar. Namun, kita sendiri sering kali mengejar sesuatu yang awalnya dikira dapat membuat kita bahagia dan tidak sadar bahwa hal itu justru akan membahayakan kita. Terkadang, kebiasaan-kebiasaan sepele pada hidup kita malah membuat hidup semakin buruk dan tidak bahagia.

    Berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan agar kualitas hidupmu menjadi lebih baik.

    ADVERTISEMENT

    1. jauhi orang-orang yang membuat hidupmu buruk
    Dalam hidup kita, selalu ada orang-orang yang sering memberi pengaruh buruk pada kita. Tetapi karena alasan tidak enak hati, kita tidak bisa menolak atau menjauhi mereka. Jangan takut untuk berkata ‘tidak’. Setiap ada rekan kerja atau seseorang yang membuat kita kesal. Alihkan pikiran kepada orang lain yang membuat hidup kita lebih baik. Banyak orang di luar sana yang lebih berharga untuk mendapat perhatian kamu, jadi jangan habiskan tenaga untuk pusing memikirkan mereka. Segera jauhi dan potong negativitas dalam hidup kamu.

    2. Ucapkan selamat tinggal pada telepon genggam, tablet, atau laptop sebelum tidur
    Ini adalah kebiasaan buruk yang dilakukan mayoritas orang tanpa tahu dampak buruk yang dapat menyerang mereka. Selain kesehatan, kebiasaan ini juga berdampak jelek pada produktivitas.

    Sinar biru yang dipancarkan layar gadget akan mempengaruhi mood, energi, dan kualitas tidur. Sinar yang dihasilkan juga oleh matahari ini akan memproduksi hormon melatonin dan membuat tubuh tetap terjaga dengan membuat malam terasa seperti siang. Kurang tidur akhirnya berdampak buruk pada keesokan harinya, seperti mengantuk pada jam kerja. Hindari memainkan gadget sebelum tidur dan buat waktu tidur kamu menjadi lebih berharga.

    3. Bersyukur
    Mensyukuri segala hal dalam hidupmu adalah kunci dari hidup damai dan bahagia. Bersyukurlah atas hal-hal bahkan yang paling sepele yang ada dalam hidupmu. Tidak semua orang bisa menikmati makanan tiga kali sehari seperti dirimu atau memiliki atap untuk menjaga kamu dari hujan dan panas.

    Banyak orang di luar sana yang tidak memiliki teman sebaik sahabat kamu. Buat daftar yang terdiri dari hal-hal yang membuatmu bahagia setiap hari. Hal ini akan membuatmu lebih menghargai hidup dan menjalaninya dengan bahagia setiap hari.

    4. Jangan terlalu perfeksionis
    Ini adalah bagian dari tahap sebelumnya, yaitu bersyukur. Hargai apa yang kamu punya dan jangan selalu berharap lebih. Kamu mungkin iri ketika melihat akun Instagram seseorang yang hidupnya tampak sempurna. Namun, di balik kesempurnaan tersebut belum tentu hidupnya benar-benar lebih baik dari kamu. Nikmati dan syukuri hidup kamu sendiri dengan menghargai berbagai hal-hal kecil yang baik pada hidupmu.

    5. Jangan takut untuk memulai sesuatu
    Kebanyakan penulis menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berminggu-minggu untuk melakukan brainstorming dengan karakter dan jalan cerita mereka. Bahkan, mereka seringkali menulis halaman demi halaman hal-hal yang bahkan tidak akan masuk dalam buku mereka. Ini mereka lakukan karena tahu bahwa sebuah ide membutuhkan waktu untuk berkembang.

    Kita kerap kali diam dan menunggu waktu yang tepat untuk memulai sesuatu karena merasa ide yang kita punya belum sempurna. Namun, bagaimana kamu bisa memproduksi sesuatu yang hebat jika tidak pernah melakukannya dan membiarkan ide kamu berkembang? Penulis Jodi Picoult menegaskan untuk membuang sikap perfeksionis dengan kutipan, “kamu bisa memperbaiki halaman yang buruk, tapi tidak bisa memperbaiki halaman kosong.”

    6. Lakukan sesuatu yang mendeskripsikan dirimu
    Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang membuat dirimu bebas dan merasa bahagia. Menjalani hidup sering kali membuat kita harus memasang topeng dan menjadi orang yang bukan diri kita sendiri. Lepas topengmu dan lakukan sesuatu yang membuatmu merasa seperti dirimu yang asli, entah dengan bernyanyi keras-keras atau menari seperti orang gila di kamarmu, luangkan waktu untuk hal tersebut untuk melepas penat dan stress.

    7. Katakan tidak
    Seperti yang telah disebut sebelumnya, jangan takut untuk berkata ‘tidak’ kepada orang lain. Sebuah penelitian oleh Universitas California menyebutkan bahwa menolak berkata ‘tidak’ cenderung membuat orang tersebut mengalami stress bahkan depresi. ‘Tidak’ adalah sebuah kata yang menunjukkan bahwa kamu memegang kontrol tubuh dan hidup kamu sendiri.

    HUFFINGTON POST | ZARA AMELIA 

    Baca juga:
    Penjelasan Ilmiah tentang Si Ekstrover dan Introver
    Merawat Sepatu? Nggak Susah, kok!
    Ada Teknologi yang Bikin Celana Jeans Tampak Keren Dipakai


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.