Bolehkah Kita Mengkonsumsi Mie Instan?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan mie instan. Shutterstock.com

    Ilustrasi makan mie instan. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Iklan mie instan menyerbu televisi swasta, dengan berbagai merk dan rasa baru yang menggoda masyarakat untuk mencobanya, mulai yang disebut mie biasa, mie istimewa, sampai ramen dalam kemasan.

    Apapun jenisnya, yang namanya mie instan tetap saja berisiko buat kesehatan. Dalam sebuah laporan yang dimuat di Journal of Nutrition, disebutkan konsumsi mie instan bisa mengakibatkan masalah jantung, terutama pada wanita. Laporan ini dibuat berdasarkan hasil penelitian di Korea Selatan, di mana konsumsi mie instan yang tertinggi di dunia.

    Penelitian dilakukan terhadap 10.700 perempuan berusia 19-64 tahun. Hasilnya, perempuan yang banyak mengkonsumsi mie instan mengalami sindrom metabolisme, terumasuk risiko obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, gula darah tinggi, dan meningkatnya risiko penyakit jantung dan diabetes. Yang lebih memprihatinkan, masalah ini justru lebih banyak menyerang wanita.

    “Perempuan, bukan laki-laki, yang mengkonsumsi mie instan setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko 68 persen lebih tinggi mengalami masalah metabolisme,” jelas laporan tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Tingginya kandungan sodium pada mie instan dianggap menjadi penyebab utama masalah kesehatan itu. Dalam sebuah penelitian lain yang dilakukan Dr. Braden Kuo dari Rumah Sakit Umum Massachussets di Universitas Harvard, ia menyelidiki proses penghancuran mie di dalam lambung. 

    Dr. Kuo menggunakan kamera mini untuk memantau proses tersebut. Hasilnya diketahui bahwa mie sangat sulit dicerna karena kandungan pengawet yang tinggi. Pengawet jenis TBHQ yang juga digunakan pada nugget itu membentuk cangkang pada lemak makanan sehingga makin susah dicerna. 

    Buat para penggemar mie atau ramen instan, tak perlu khawatir tak bisa menikmati makanan kesukaan itu karena alas an kesehatan. Menurut Dr. Frank B. Hu, seorang professor nutrisi di Harvard memberi izin para penggemar mie itu untuk menyantap makanan favorit mereka.

    “Satu atau dua kali sebulan tak masalah, tapi kalau sering memakannya dalam seminggu, itu yang masalah,” katanya kepada The New York Times.

    PIPIT

    Baca juga:
    Memahami Karakter Social Climber dari Tokoh Mia
    4 Tipe Orang Pemilik Sifat Ceria, Anda Salah Satunya?
    Penjelasan Ilmiah tentang Si Ekstrover dan Introver


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.