Pretzel, Cemilan Anak yang Penuh Gizi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pretzel. Shutterstock

    Ilustrasi Pretzel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pretzel merupakan sejenis kue asal Eropa yang muncul pada abad ke-5 hingga ke-10. Kue ini memiliki bentuk unik seperti simpul atau belitan tali. Uniknya, pretzel disebut sebagai makanan untuk keberuntungan. Pada tahun 1800-an, anak-anak di Jerman diikatkan pretzel dengan tali di leher mereka pada awal tahun baru untuk kemakmuran, kesehatan, dan keberuntungan.

    Asosiasinya yang erat dengan anak-anak menjadikan camilan ini sangat cocok sebagai kudapan. Anda bahkan bisa membuat pretzel bersama dengan anak karena pembuatannya yang mudah dan cepat!

    #Bahan:
    1 sdm ragi
    ½ cangkir air hangat
    1 sdt madu
    2/3 cangkir tepung terigu
    1 sdt garam

    #Cara membuat:
    - Panaskan oven hingga 165 Celsius atau 325 Fahrenheit
    - Campurkan ragi, madu, dan air hangat dalam mangkuk kecil. Aduk sebentar dan diamkan hingga 5 menit.
    - Campurkan tepung terigu dan garam dalam mangkuk berukuran sedang
    - Setelah 5 menit, periksa kembali campuran ragi. Campurannya harus mengembang dan sedikit bergelembung. Gabungkan campuran ragi ini dengan campuran tepung dan garam.
    - Uleni adonan campuran semua bahan di atas dengan tangan hingga kalis dan agak hancur.
    - Letakkan adonan di atas talenan dan bentuk menjadi bulatan besar.
    - Ambil bagian-bagian kecil sebesar bola bilyar dan gulung adonan dengan kedua tangan hingga memanjang seperti ular.
    - Bentuk pretzel dengan menyilangkan ujung adonan ke atas dan ke bawah 
    - Letakkan adonan yang sudah dibentuk di atas kertas roti atau baking sheet
    - Panggang selama 10 menit dan dinginkan
    - Nikmati selagi hangat!

    ADVERTISEMENT

    Porsi: 12 porsi

    KIDSHEALTH | ZARA AMELI

    Baca juga: 
    Trik Mematangkan Pisang
    Resep Membuat Selai Kacang Rumahan
    Sushi Pelangi untuk Bekal Sekolah Anak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.