Bila Calon Mertua Menolak Anda, Haruskah Tetap Menikah?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kesayangan mertua. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kesayangan mertua. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak mudah untuk berpikir rasional ketika tenggelam dalam cinta. Anda sangat mencintai pasangan, tapi bagaimana jika orang tuanya tidak menyukai Anda?

    Tentu saja, sekarang pikiran Anda tidak bisa memikirkan hal lain kecuali menikah dengan pasangan. Banyak wanita berpikir segalanya akan berubah setelah menikah dan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

    Namun, hal-hal buruk pun bisa menjadi lebih buruk, terutama jika keluarga pasangan menolak Anda. Jika seperti ini yang terjadi, Anda punya tujuh alasan untuk dipertimbangkan, apakah sebaiknya tetap menikah dengan pasangan atau tidak.

    Alasan #1
    Anda akan merasa sulit tinggal di tempat pasangan jika orang tuanya tidak dapat menerima Anda. Bahkan jika tinggal secara terpisah, setiap kali mertua berkunjung, Anda akan merasa seperti orang asing.

    Alasan #2
    Meskipun pengalaman terbaik dalam hidup adalah ketika pasangan mengatakan 'Aku mencintaimu', pengalaman terburuk dalam hidup adalah ketika mertua memperlakukan Anda seperti sampah! Ini adalah salah satu masalah yang mungkin Anda hadapi ketika orang tuanya tidak dapat menerima Anda.

    Alasan #3
    Pasangan akan kebingungan siapa yang seharusnya dia dukung atau bela, apakah Anda atau keluarganya?

    Alasan #4
    Lebih dari 76 persen perceraian di India terjadi karena pelecehan yang dilakukan mertua. Hanya sebagian kecil dari pasangan putus hubungan karena alasan lain, seperti kurangnya kompatibilitas, masalah uang, atau cinta.

    Alasan #5
    Sebanyak 80 persen wanita modern dalam sebuah survei sepakat bahwa tinggal mandiri dan jauh dari mertua lebih baik daripada tinggal bersama mereka dan menderita.

    Alasan #6
    Cepat atau lambat, orang tuanya mungkin akan mempengaruhi pasangan, dan mungkin pasangan akan bergabung dengan mereka untuk membuat neraka dalam hidup Anda.

    Alasan #7
    Untuk selalu positif dan hidup bahagia, pandangan positif itu penting. Untuk pikiran yang positif, lingkungan harus positif. Bila Anda memiliki konflik, konfrontasi, balas dendam, politik, dan dendam di rumah Anda sendiri (karena mertua), bagaimana Anda bisa mengharapkan kehidupan yang damai? Itulah sebabnya para ahli hubungan mengatakan bahwa pernikahan adalah keputusan paling bijaksana atau keputusan yang paling bodoh dalam hidup. 

    BOLDSKY | LUCIANA

    Baca juga:
    6 Sifat Buruk yang tanpa Sadar Sering Dilakukan
    5 Hal yang Patut Dipertimbangkan untuk Resepsi Pernikahan
    Suka dan Duka Menjalin Cinta dengan Pria Berusia Lebih Muda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.