Kenapa Dilarang Minum Susu Setelah Menenggak Obat?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum susu. Shutterstock

    Ilustrasi minum susu. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang tidak paham ada obat-obatan tertentu yang tidak bisa digabungkan dengan beberapa jenis makanan karena berisiko buat kesehatan. Sebab, ada zat-zat tertentu pada obat tersebut yang justru berdampak buruk buat tubuh bila bertabrakan dengan zat dalam makanan.

    Bila Anda harus mengkonsumsi obat-obatan berikut, beri jarak waktu dengan makanan yang mungkin bisa menimbulkan reaksi negatif pada tubuh. Berikut daftarnya, seperti yang dikemukakan oleh Oman Medical Journal.

    1. Antibiotik
    Diberikan untuk melawan bakteri. Zat yang terkandung antara lain Tetracycline, Ciprofloxacin, dan Penicilin. Makanan yang harus dihindari adalah produk-produk susu karena mengandung kalsium yang sulit menyatu dengan zat-zat tersebut dan membuat khasiat obat jadi tidak efektif.

    2. Pereda rasa sakit
    Diberikan untuk meredakan sakit kepala, peradangan, nyeri otot, dan mengandung Ibuprofen. Hindari mengkonsumsinya dengan minuman ringan karena asam dan karbondioksida pada minuman akan menyebabkan penyerapan zat pada obat dan membuatnya mengendap di darah. Keracunan pada darah bisa merusak ginjal.

    ADVERTISEMENT

    3. Pengatur hormon tiroid
    Diberikan untuk mengatasi kelenjar tiroid yang tidak bekerja dengan sempurna dan mengandung Levothyroxine. Jangan dikonsumsi berbarengan dengan makanan dari kedelai karena akan menghambat penyerapan zat pada obat.

    4. Penurun kolesterol
    Diberikan buat mengatasi obesitas, diabetes, dan masalah kardiovaskular. Obat ini mengandung Atorvastatin, Fluvastatin, Lovastatin, Simvastatin, Rosuvastatin, dan Pravastatin, yang akan bereaksi negatif bila dikonsumsi dengan buah-buahan keluarga jeruk. Jika kedua zat ini ‘bertabrakan’ akan meningkatkan penyerapan zat pada obat dan mengakibatkan overdosis. Singkatnya, menelan satu tablet obat penurun kolesterol lalu makan buah dari keluarga jeruk sama dengan menenggak 20 tablet obat.

    5. Obat bronkitis
    Untuk meredakan asma, bronkitis, dan masalah paru-paru lain, menggunakan obat yang mengandung Theophylline dan Albuterol. Jangan menelannya dengan minuman yang mengandung kafein. Obat-obatan ini akan merangsang sistem saraf dan meminumnya dengan kopi akan meningkatkan kegelisahan dan rasa gugup.

    6. Pengencer darah
    Obat untuk mengencerkan darah dan mencegah penggumpalan darah serta mengandung Warfarin. Hindari makanan yang bisa mengencerkan darah dan mengandung vitamin K, contohnya kranberi, bawang putih, jahe, kayu manis, kunyit, dan rempah-rempah lain. Sebab, jenis-jenis makanan tersebut sudah berfungsi mengencerkan darah dan bila dikonsumsi berbarengan dengan Warfarin akan memicu pendarahan. Sementara itu, makanan yang mengandung vitamin K, seperti bayam dan brokoli, akan mengurangi khasiat obat.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Katy Perry Buat Sepatu Terinspirasi dari Teman
    Menstruasi Dini Jadi Indikator Serangan Stroke Saat Dewasa

    Ternyata Angelina Jolie Pernah Ukir Tato Cintanya pada Brad Pitt


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.