Makanan Tak Lazim Buat Bayi, tapi Bagus untuk Pertumbuhannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Sereal beras, apel, ubi, atau pisang yang dilumat adalah makanan yang paling umum diberikan kepada bayi. Meski semua makanan tersebut padat nutrisi, tapi para ahli kesehatan berpendapat, ada nutrisi tertentu yang tak didapat bayi jika terus-menerus diberikan asupan tadi.

    Sebenarnya, ada beberapa jenis makanan yang baik diberikan kepada bayi sebagai panganan pertama tapi justru jarang diberikan orang tua. Asalkan orang tua benar mengolahnya, maka makanan tersebut akan membantu tumbuh kembang si kecil secara optimal.

    Berikut Sembilan jenis makanan yang mungkin aneh buat bayi tapi baik, seperti dilansir Foxnews:

    1. Daging sapi

    Setelah enam bulan dan zat besi yang terkandung dalam air susu ibu (ASI) mulai berkurang, dokter anak akan menyarankan asupan zat besi dari suplemen atau sereal beras, yang biasanya dijadikan makanan pertama bayi.

    ADVERTISEMENT

    Meski sereal beras mengandung zat besi, tapi tetap itu bukan sumber utama. Zat besi dari sereal beras juga tak mudah diserap seperti zat yang sama dari daging sapi, begitu kata sebuah penelitian di jurnal Clinical Nutrition. Daging sapi juga sumber seng dan selenium, serta mudah dimasak. Tentu saja yang diberikan tak harus dagingnya tapi cukup air rebusannya.

    2. Hati

    Sama seperti daging sapi, hati juga kaya zat besi, terutama hati ayam yang lebih lembut buat bayi dan lebih mudah disajikan. Pilihlah hati dari hewan yang organik, bukan sengaja diternak dengan memberikan obat-obatan.

    3. Telur
    Kuning telur bukan hanya sumber zat besi yang luar biasa, tapi juga berbagai vitamin yang mudah larut, kolin, dan mineral. Namun sebelum memberikan telur kepada bayi, konsultasikan dulu dengan dokter anak untuk mengetahui apakah ada riwayat alergi.

    4. Avokad

    Kaya magnesium, potasium, dan beberapa asam lemak yang baik buat perkembangan otak. Alpukat adalah salah satu makanan paling sehat untuk bayi.

    5. Selai kacang

    Menurut American Academy of Pediatrics, selai kacang bisa diberikan bila bayi sudah berusia 4-6 bulan. Makanan ini mengandung protein, lemak baik, dan bisa dicampurkan dengan makanan lain, seperti puree buah-buahan.

    6. Ikan

    Sumber protein yang luar biasa dan mudah dicerna, terutama daging ikan salmon yang kaya asam lemak Omega-3. Nutrisi ini sangat baik buat perkembangan kesehatan mata dan otak bayi. Ikan juga mudah disajikan dan bisa dicampur dengan berbagai makanan.

    7. Kiwi
    Kiwi adalah sumber vitamin C dan K, serta potasium yang sangat baik. Rasanya pun manis dan berair sehingga baik buat bayi.

    8. Mentega

    Mengandung lemak larut dan vitamin, bisa ditambahkan pada puree sayuran sehingga vitamin dan mineral di dalamnya lebih mudah diserap tubuh.

    9. Kacang-kacangan
    Berbagai jenis kacang-kacangan, juga kacang panjang dan buncis, adalah sumber protein, zat besi, dan bisa menjadi opsi pengganti daging buat orang tua yang membesarkan anaknya sebagai vegetarian. Sebelumnya, konsultasikan dulu dengan dokter karena jenis makanan ini bisa menimbulkan masalah pencernaan atau tunggulah bayi sedikit besar.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Bahaya Melakukan Skip Challenge

    Cara Melihat Tanda Orang Genius dari Kebiasaannya
    Slip Gaji Bikin Ibu Rumah Tangga Tak Punya Kartu Kredit, Itu Mitos


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.