Bahaya Cairan Pembersih Tangan untuk Anak-anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi-Hand sanitizer. Mahasiswa UGM raih penghargaan berkat lendir ikan. SHUTTERSTOCK KOMUNIKA ONLINE

    Ilustrasi-Hand sanitizer. Mahasiswa UGM raih penghargaan berkat lendir ikan. SHUTTERSTOCK KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Para ilmuwan memperingatkan bahwa zat pembunuh kuman atau  hand sanitiser mungkin lebih berbahaya ketimbang memberikan dampak positif bagi penggunanya. 

    Mereka menemukan, produk beraroma berbasis alkohol ini bisa menggoda anak-anak untuk menelannya--menyebabkan konsekuensi serius seperti sakit perut, mual, apnea dan bahkan koma. 

    Untuk mengkarakterisasi paparan sanitisers pada anak, peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika (CDC) menganalisis data mengenai racun pada anak usia 12 tahun selama 2011- 2014.

    Studi menemukan paparan sanitiser mayoritas terjadi pada anak-anak berusia 6-12 tahun. Selama 2011-2014, sebanyak 70.669 anak berusia 12 tahun dilaporkan terpapar sanitiser dan 65.293 (92%) dari jumlah itu terpapar sanitiser yang mengandung alkohol. Demikian seperti dilansir Times of India.  

    ADVERTISEMENT

    BISNIS.COM

    Baca juga:
    Waspadalah, Nyeri Punggung Bisa Sebabkan Kematian
    Studi: Wanita Lajang Lebih Sehat Daripada Wanita Menikah
    Amankah Bersepeda untuk Organ Kewanitaan?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.