Perawatan Kulit Anti Keriput untuk Kulit Sensitif

Reporter

Editor

Sandra

Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Rajin merawat kulit dengan perawatan anti-penuaan, seperti memakai tabir surya, pelembap, eksfoliasi, dan menggunakan retinol, ternyata dapat mempercepat datangnya penuaan. Anda akan menghadapi kenyataan bahwa kulit akan semakin menipis, keriput mulai muncul pada permukaan kulit, yang membuat penampilan terlihat lebih tua.

“Penipisan pada kulit lebih bermasalah pada orang yang kulitnya sudah menipis secara genetik,” kata pakar kecantikan selebriti Renée Rouleau. Karakteristik kulit tipis akan terlihat pada orang-orang berkulit cerah, memiliki pori-pori kecil, produksi minyak sedikit, pembuluh darah biru terlihat, serta kulit yang sensitif.

Kulit yang sensitif dapat diketahui dari hasil pemakaian sebuah produk. Perhatikan dengan baik produk dengan bahan-bahan super aktif, seperti retinoid atau exfoliant kimia, serta seberapa sering penggunaanya.

"Jika Anda mengalami jerawat yang berlebihan, kulit kering, kemerahan, kulit yang mengelupas, benjolan, atau garis atau kerutan yang lebih jelas, ini akan menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang tidak bekerja," katanya. Banyak orang yang berpikir ‘no pain, no gain’. Ada waktu dan tempat untuk ini, tapi tidak setiap hari dengan produk perawatan rumah.

Lantas, bagaimana perawatan anti-penuaan yang aman dan nyaman kulit?

Untuk eksfoliasi sel kulit mati, Rouleau menyarankan agar tidak terlalu eksfoliasi berlebihan dengan terlalu banyak asam, kuas pembersih, dan perawatan peeling di rumah. Hal ini dapat melemahkan pelindung kulit dan iritasi kulit pada semua jenis kulit. Gunakan serum asam tiga malam berturut-turut, dan tiga malam berikutnya menggunakan serum hidrasi kulit untuk eksfoliasi kimia.

"Kulit Anda membutuhkan keseimbangan dan bukan bahan yang sama malam tiap malam," katanya. Ketika menggunakan serum asam tiga malam berturut-turut, setiap malam serum bekerja sedikit lebih dalam pada kulit untuk memberikan pengelupasan terbaik. Setelah tiga malam, Anda akan melihat sel-sel baru yang segar, sehingga dapat memberikan bahan-bahan bermanfaat lainnya seperti yang melembapkan, mencerahkan, dan mengencangkan untuk memberikan nutrisi.

Jika menggunakan krim retinol dari dokter gunakan dengan hemat dan dengan pelembap yang terformulasi dengan baik setelahnya, serta tidak lebih dari dua kali dalam seminggu. Sementara jika menggunakan retinol non resep dokter, yang lebih lembut dan bersifat alami Anda dapat menggunakanya tiga sampai empat kali dalam seminggu.

MARIE CLAIRE | NIA PRATIWI

Baca juga:
Salah Makan dan Kelebihan Gula Bikin Kulit Keriput
8 Tip untuk Mengurangi Pipi Tembam
Mengenal Teknik Menanam Rambut Wayne Rooney






Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

2 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

4 hari lalu

5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

Tidak hanya enak dilihat, Ikan hias memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.


6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

7 hari lalu

6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain enak dimakan, kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

7 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

10 hari lalu

Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

Meski namanya masih asing buat orang Indonesia, sejak dulu tanaman mimba sudah dipercaya punya manfaat kesehatan yang luar biasa.


9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

12 hari lalu

9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

Air tebu mengandung natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh.


Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

12 hari lalu

Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

Banyak manfaat gerak lokomotor untuk tumbuh dan berkembang anak-anak


Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

23 hari lalu

Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

Pakar kesehatan dan lingkungan dari Universitas Hasanuddin, menekankan kembali bahaya bahan kimia Bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk campuran kemasan makanan dan minuman.


Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

27 hari lalu

Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

Tarif cukai rokok naik 10 persen disetujui Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Alasannya, selain karena faktor kesehatan, juga untuk meningkatkan pendapatan negara.


Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

27 hari lalu

Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka seleksi pengadaan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Perja (PPPK) tenaga kesehatan.