Kudapan Bergula Menyebabkan Gigi Anak Karies  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak di dokter gigi. dentalclinictci.com

    Anak di dokter gigi. dentalclinictci.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua harus mengajarkan anak-anak cara menyikat gigi yang benar serta mengawasi mereka sikat gigi setidaknya sampai usia 8 tahun. Hal itu sebagai upaya pencegahan dini dengan perawatan gigi yang baik. 

    Dokter spesialis kedokteran gigi anak, Felicia Melati, mengatakan orang tua dianjurkan memperhatikan makanan serta kudapan anak sehari-hari. Anak yang belajar cara menjaga kesehatan gigi dengan baik sejak dini tidak akan banyak mengalami masalah kesehatan gigi di kemudian hari.

    Orang tua juga diimbau membawa anak ke dokter gigi secara rutin untuk melakukan perawatan pencegahan, dan segera melakukan penambalan gigi jika diperlukan sehingga risiko masalah gigi dan komplikasinya dapat terdeteksi dan ditangani sedini mungkin.

    “Gigi dan mulut merupakan bagian penting tubuh yang harus dipertahankan kebersihannya. Sebab, melalui organ ini, berbagai kuman dapat masuk dan menyerang kesehatan. Di samping itu, mulut adalah cermin kesehatan gigi,” ujarnya, Selasa, 28 Februari 2017.

    ADVERTISEMENT

    Felicia menambahkan, masalah gigi dan mulut merupakan penyakit masyarakat yang diderita 38,5 persen penduduk Indonesia dan 90 persen dari anak sekolah di seluruh dunia.

    Sebagian besar orang dewasa pernah menderita karies gigi. Sebab, umumnya, anak-anak senang makanan yang mengandung gula. Apabila anak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan jarang membersihkannya, gigi akan mengalami kerusakan dan salah satunya karies atau gigi berlubang.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Psikolog: Boneka Barbie Pengaruhi Makna Tubuh Anak Perempuan
    Aneka Campuran Mentimun yang Efektif Turunkan Berat Badan
    Sisi Keibuan Madonna dan Caranya Tanamkan Nilai pada Anak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.