Karakter Kulit Kepala Bayi di Iklim Tropis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi mandi. sheknows.com

    Ilustrasi bayi mandi. sheknows.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Risiko tinggal di negara tropis adalah kulit kepala lebih mudah berkeringat. Hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, kulit kepala si kecil juga mudah berkeringat akibat cuaca yang panas.

    Dokter anak Margareta Komalasari mengatakan, jika tidak segera dibersihkan, keringat akan mengering dan mengendap di kulit kepala yang akhirnya akan merusak akar rambut dan menimbulkan bau. Solusi yang mudah untuk mengatasinya adalah dengan keramas setiap hari.

    "Lakukan pijatan lembut di kulit kepala untuk memperlancar peredaran darah supaya akar rambut bisa menerima nutrisi dengan baik," ujar Margareta yang praktik di Rumah Sakit Pusat Pertamina ini di acara My Baby Keramas Ceria, di Jakarta, Sabtu, 25 Februari 2017.

    Selain rambut dan kulit kepala bayi menjadi bersih dan sehat, momentum mencuci rambut si kecil juga dapat mempererat bonding antara ibu dan anak. Anak bisa bermain air dan busa, membentuk gelembung.  

    ADVERTISEMENT

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mencuci Rambut Sebelum Tidur Bisa Picu Ketombe
    Usia Sama, Ketangkasan dan Kematangan anak Berbeda
    Aneka Campuran Mentimun yang Efektif Turunkan Berat Badan

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.