Usia Sama, Ketangkasan dan Kematangan anak Berbeda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dan ibu memasak bersama. shutterstock.com

    Ilustrasi anak dan ibu memasak bersama. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua harus memperhatikan usia saat melibatkan anak memasak di dapur. Selain itu perhatikan juga kematangan dan ketangkasan anak. Walaupun usia sama setiap anak mempunyai kematangan dan ketangkasan yang berbeda.

    Tak memandang jenis kelamin, setiap anak balita menyukai kegiatan di dapur. Anak merasa senang dan percaya diri saat orang tua melibatkan mereka dalam kegaiatan memasak. Tak ada salahnya orang tua sejak dini melibatkan anak untuk membantu dalam urusan masak memasak. Banyak manfaat yang didapatkan dalam kegiatan ini. Selain hubungan orang tua dan anak lebih dekat, anak akan belajar mengenal peralatan dapur, bumbu dapur dan pengetahuan yang berhubungan dengan memasak.

    Langkah awal melibatkan anak bekerja di dapur tentu harus dengan pengawasan orang tua. Keterlibatan anak dalam kegiatan di dapur juga akan mengasah kecerdasan dan minat anak.

    Diawali dengan hanya membantu mnyiapkan perlengkapan ataupun bahan. Lama kelamaan anak akan belajar teknik memasak dan bukan tak mungkin suatu saat ia akan menjadi juru masak yang dapat diandalkan. Berikut tip bagi orang tua dalam melibatkan anak di dapur berdasarkan usia dari laman Foodnetwork:

    ADVERTISEMENT

    #2- 3 tahun ke atas
    Umumnya balita menikmati membantu di dapur dan dapat mempelajari tugas baru dengan cepat. Kelompok usia ini, perlu pengawasan ketat orang dewasa karena kemampuan motorik dan keterampilannya masih berkembang. 

    Pada usia ini si kecil dapat melakukan tugas ringan seperti memeras lemon menggunakan juicer plastik, mencuci sayur dan buah di wastafel, memetik sayuran, mengupas kulit kentang atau ubi matang, mengolesi loyang dengan margarin, ataupun mengambilkan peralatan atau bahan yang dibutuhkan dalam memasak.

    #4-5 tahun 
    Dalam usia ini keterampilan motorik anak sudah berkembang, anak lebih mandiri dan konsentrasinya sudah baik. Anak sudah siap mengerjakan beberapa tugas dengan senang hati. 

    #6- 7 tahun
    Pada usia ini anak sudah dapat memotong sayuran, memarut keju, mengupas kentang mentah, jahe, mangga dan buah-buahan dan sayuran, mengiris tahu, membilas sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan, menuangkan cairan ke dalam wadah kecil dan membuat garnish atau menyajikan makanan di dalam piring saji. Karena kemampuan motorik halusnya pun telah berkembang dengan baik. 


    #8- 9 tahun 
    Pada usia ini anak dapat diberi tugas yag sama dengan usia sebelumnya untuk mematangkan keterampilannya atau menambahnya dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih kompleks.

    Kelompok ini anak dapat memotong pizza, membuat topping pizza, menuangkan adonan ke dalam cangkir muffin, menggunakan juicer, mixer, mengupas sayur dan buah, memotong sayur dan buah bahkan memgiris bawang ataupun cabai. Jika orang tua melihat ia cukup matang, anak dapat membantu memasak menggunakan kompor.

    #10 - 12 tahun 
    Usia ini anak sudah matang dan mampu bekerja di dapur layaknya orang dewasa memasak masakan yang sederhana di dapur. Sebelum membiarkan anak memasak tanpa pengawasan harus dibertahukan dengan jelas terlebih dahulu pengetahuan anak tentang penggunaan kompor, alat tajam seperti pisau dan bahan makanan yang baik dan aman dikonsumsi. Di usia ini anak yang berminat dalam dunia memasak akan mudah terlihat dan terasah. 

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Resep Smoothie Anti Radang yang Segar dan Menyehatkan
    Penyebab Tubuh Terserang Penyakit
    Istri Berulang Tahun, Diberi Kado Apa ya?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?