Perseteruan Meryl Streep dan Karl Lagerfeld Menjelang Oscar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer Karl Lagerfeld berpose dengan modelnya saat mempertunjukan koleksi terbarunya Cruise di jalan Paseo del Prado di Havana, Kuba, 3 Mei 2016. AP/Ramon Espinosa

    Desainer Karl Lagerfeld berpose dengan modelnya saat mempertunjukan koleksi terbarunya Cruise di jalan Paseo del Prado di Havana, Kuba, 3 Mei 2016. AP/Ramon Espinosa

    TEMPO.CO, Jakarta -Akris Meryl Streep mendapat nominasi ke 20 untuk Academy Awards melalui penampilannya dalam film Florence Foster Jenkins. Tapi, pada malam sebelum Academy Awards 2017 digelar, dia marah kepada desainer Karl Lagerfeld.

    Sebelumnya laman WWD melaporkan bahwa Karl Lagerfeld mengatakan Meryl Streep telah membatalkan pesanan gaun couture untuk dipakai pada acara Academy Awards 2017 yang digelar Minggu 26 Februari 2017. Sebabnya adalah karena ada rumah mode lainnya yang menawarkan akan membayar Meryl Streep untuk memakai gaunnya.

    “Karl Lagerfeld desainer terkemuka, mencemarkan nama baik saya, stylist dan desainer yang gaunnya saya pilih untuk memakainya, dalam publikasi industry yang penting,” ujar Steep.

    Pernyataan Karl Lagerfeld menurut Streep tidak akurat dan akhirnya menjadi viral untuk merusak penampilannya di Oscars, di saat dia memecahkan rekor 20 nominasi. “Saya tidak meremehkan hal ini, penyesalan Lagerfeld terhadap pernyaatan ini tidak cukup sekedar minta maaf, dia bohong, saya menunggunya,” ujarnya.

    Micaela Erlanger, penata gaya Meryl Streep menceritakan proses pemilihan gaun yang akan dipakai Meryl Streep untuk menghadiri Academy Awards 2017.  “Sebagai stylist bekerja dengan peraih nominasi untuk setiap acara besar, sudah menjadi standar industri para desainer mengajukan ide dan sketsa gaun,” ujarnya.

    Erlanger dan Streep melakukan pembicaraan dengan berbagai brand, dan pihak Chanel menujukkan sketsa gaun dari koleksi couture mereka. “Meski gaun itu, tapi kami memutuskan memakai desainer lain, dan tidak ada pembicaraan mengenai kompensasi pembiayaan,” ujar Erlanger. Menurut Erlanger ini bukan bagaimana perusahannya bekerja dan hal ini berkaitan dengan etika pribadi Streep. 

    Pihak Lagerfeld Chanel juga telah memberikan pernyataan terlebih dulu yang ditujukan kepada Mery Streep. “Setelah pembicaraan informal, saya salah mengerti bahwa Meryl Streep mungkin telah memilih desainer lain karena menerima bayaran, dan tim Meryl Streep sudah mengkonfirmasi bahwa tidak seperti masalahnya. Saya menyesal telah membuat kontroversi ini dan berharap Meryl Streep tetap baik dengan nominasi Academy Award ke-20,” ujarnya.

    WWD | BUSINESS OF FASHION | NIA PRATIWI

    Baca juga:

    Jangan Salah Pakai Baju Olahraga, Pilih yang Nyaman
    7 Tren Terpopuler di New York Fashion Week 2017
    Desainer Inggris Sindir Donald Trump di London Fashion Week



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.