Rahasia Membuat Pizza yang Renyah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Workshop membuat pizza. Dok. Sapori Deli

    Workshop membuat pizza. Dok. Sapori Deli

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses membuat pizza itu gampang-gampang susah. Semuanya harus seimbang, terutama saat memipihkan adonan. Terlalu tebal, tidak akan jadi pizza yang renyah ketika digigit. Kecuali Anda memang suka yang tebal. Terlalu tipis, bisa membuat adonan mudah sobek.

    Salah satu kesalahan yang biasa terjadi saat membuat pizza adalah ketika adonan menempel di loyang dan sobek setelah dipanggang. Bahkan ada juga pizza yang jebol ketika dipanggang.

    Chef Dwi Astono dari restoran Pizza é Birra Jakarta mengungkapkan trik agar pizza tidak jebol dan mudah diangkat dari loyang setelah dipanggang. Kuncinya adalah segera membakar pizza setelah menuangkan saus tomat dan topping. “Proses menuang saus dan topping maksimal tiga menit, setelah itu langsung dibakar,” kata Dwi di sela pelajaran memasak di Pizza e Birra, Jakarta, Rabu, 22 Februari 2017.



    Adonan pizza yang sudah dituangi saos akan basah dan rentan sobek. Semakin lama didiamkan, adonan juga bakal menempel di loyang dan kian sulit diangkat setelah matang. “Adonan yang sobek saat membuat dough (adonan yang sudah diuleni) mudah diperbaiki, tapi kalau sobek setelah dituangi saos akan sulit,” katanya.


    ANTARA

    Berita lainnya:
    Ramuan Alami Pengusir Flu untuk Ibu Hamil

    Camilan Jagung Grontol, untuk Menjamu Tamu di Rumah

    Bikin Pizza Ternyata Bisa Pakai Rice Cooker, Simak Caranya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.