Andien Berlatih Pilates Setelah Melahirkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andien sedang pilates. instagram.com

    Andien sedang pilates. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Andien melakukan olah tubuh setelah melahirkan anak pertamanya, Anaku Askara Biru atau Kawa, pada 7 Januari 2017. Dalam posting-an di akun Instagram-nya @andienaisyah, Andien menunjukkan gambar sedang berlatih pilates.

    “Sudah 40 hari lebih setelah melahirkan, artinya sudah mulai boleh olahraga lagi horey!” tulis Andien. “Kali ini ditemenin Kawa yang tidur golar goler di atas matras pilates.” Andien memang terbiasa melakukan berbagai latihan olah tubuh. Ketika hamil misalnya, dia mengunggah gambar sedang melakukan gerakan yoga dengan perutnya yang membuncit. (Baca juga: Yoga Saat Hamil Besar, Andien Dikomentari Netizen)

    Artikel terkait:
    Andien Percaya Twitter Bikin Dia Menikah
    Andien Biarkan Tali Pusar dan Plasenta Bayinya Putus Sendiri
    Melantunkan Lagu Ini, Andien Terkenang Perjalanan Kariernya

    Sejumlah follower Andien merespons positif posting-an saat dia sedang berlatih pilates. Akun raraarinda_ misalnya, mengatakan meski pernah melahirkan normal sama seperti Andien, dia belum berani melakukan olah tubuh pada empat bulan setelah melahirkan karena tubuhnya belum fit. “Tapi aku pengen bisama kayak Mba Andien, bisa olahraga lagi biar langsing. Tipsnya dong mbaa.. @andienaisyah,” komentarnya.

    ADVERTISEMENT



    Andien berpose bersama Kawa setelah berlatih pilates. (INSTAGRAM)

    Ada lebih dari sepuluh alasan untuk melakukan pilates, termasuk menurunkan berat badan. Buat para pemula, latihan bisa dilakukan di rumah, misalnya dengan melompat. Seiring dengan berjalannya waktu, tubuh akan terbiasa dengan gerakan yang rutin dilakukan sehingga level latihan bisa ditambah lagi dengan intensitas yang lebih tinggi.

    Menurut penemunya, Joseph Pilates, latihan fisik ini adalah koordinasi yang lengkap antara raga, pikiran, dan jiwa. Tubuh jadi lebih berbentuk, kuat, fleksibel, dan perut lebih rata. Berikut ini manfaat pilates seperti dikutip dari laman Very Well.

    1. Menjaga kebugaran seluruh tubuh
    Tak seperti jenis latihan fisik lain, pilates tak hanya berfokus pada memperbaiki bagian tubuh tertentu saja dan mengabaikan yang lain. Fokus latihan pilates adalah kekuatan inti tubuh dan melatih otot secara keseluruhan.

    2. Cocok untuk siapa saja
    Pilates bisa dilakukan siapapun, apakah Anda seorang atlet profesional dengan tingkat kebugaran tinggi atau lanjut usia yang ingin mengolah tubuh.

    3. Bikin kuat tapi tak berotot
    Tubuh yang kuat tak selalu harus berotot. Pilates tidak bertujuan membentuk otot agar terlihat berbongkah tapi membentuk otot agar kuat sesuai fungsinya.

    4. Meningkatkan kelenturan
    Pilates sangat memperhatikan keamanan saat kita meregangkan otot dan menggerakkan persendian sehingga baik buat kelenturan.

    5. Memperkuat inti tubuh
    Otot yang menjadi inti tubuh berada jauh di dalam, pada tulang belakang, perut, dan dasar panggul. Otot-otot inilah yang menjadi tumpuan kekuatan, punggung, dan postur yang tegak, serta pola pergerakan yang efisien. Bila intinya kuat, rangka tubuh akan ikut kuat.

    6. Memperbaiki postur
    Postur tegak didukung inti tubuh yang kuat.

    7. Meningkatkan energi
    Kelihatannya seperti paradoks, tapi kenyataannya memang semakin sering berlatih, kian banyak energi yang kita dapat. Pilates membuat pernapasan dan sirkulasi darah teratur, merangsang tulang belakang dan otot, serta membuat perasaan tenang.

    8. Memangkas berat badan
    Bila dilakukan dengan rutin, pilates akan membentuk tubuh menjadi lebih langsing tapi berisi.

    9. Meningkatkan kewaspadaan
    Joseph Pilates menggambarkan latihan fisik ciptaannya sebagai koneksi jiwa dan raga. Saat latihan, tubuh dan pikiran bersatu demi mendapatkan manfaat sebaik mungkin dari latihan ini. Prinsip pilates adalah keseimbangan, konsentrasi, kontrol, ketepatan, dan pernapasan.

    10. Mudah dilakukan
    Ada banyak cara untuk berlatih pilates. Popularitasnya sudah menyebar ke seluruh dunia. Pilates bisa dilakukan di rumah dengan bimbingan video atau mengikuti kelas khusus di pusat kebugaran dengan instruktur.

    Pilates juga baik dilakukan para ibu yang baru melahirkan dan menjadi salah satu cara untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti sebelum hamil. Sebab, latihan ini cocok untuk semua otot yang terkait dengan proses kehamilan dan melahirkan. “Semua jenis latihan berfokus pada penguatan otot perut, dasar panggul, dan punggung. Dan karena pernapasan yang baik adalah pusat dari segala jenis latihan, pilates juga sangat menenangkan,” kata Direktur Pilates and Beyond at Western Athletic Clubs di Amerika Serikat, Elizabeth Larkam, kepada Parenting.

    PIPIT | RINI K.

    Berita lainnya:
    Aneka Smoothie Sehat dan Segar
    Musim Hujan Terpaksa Bekerja dari Rumah, Simak Kiatnya

    Perempuan Harus Lebih Waspada Hipertensi, Ada 2 Momen Kritis


    Ada lebih dari sepuluh alasan untuk melakukan pilates, termasuk menurunkan berat badan. Buat para pemula, latihan bisa dilakukan di rumah, misalnya dengan melompat. Seiring dengan berjalannya waktu, tubuh akan terbiasa dengan gerakan yang rutin dilakukan sehingga level latihan bisa ditambah lagi dengan intensitas yang lebih tinggi.

    Menurut penemunya, Joseph Pilates, latihan fisik ini adalah koordinasi yang lengkap antara raga, pikiran, dan jiwa. Tubuh jadi lebih berbentuk, kuat, fleksibel, dan perut lebih rata. Berikut manfaat pilates seperti dikutip dari laman Very Well.

    1. Menjaga kebugaran seluruh tubuh
    Tak seperti jenis latihan fisik lain, pilates tak hanya berfokus pada memperbaiki bagian tubuh tertentu saja dan mengabaikan yang lain. Fokus latihan pilates adalah kekuatan inti tubuh dan melatih otot secara keseluruhan.

    2. Cocok untuk siapa saja
    Pilates bisa dilakukan oleh siapapun. Apakah Anda seorang atlet profesional dengan tingkat kebugaran tinggi atau lanjut usia yang ingin mengolah tubuh.

    3. Bikin kuat tapi tak berotot
    Tubuh yang kuat tak selalu harus berotot. Pilates tidak bertujuan membentuk otot agar terlihat berbongkah tapi membentuk otot agar kuat sesuai fungsinya.

    4. Meningkatkan kelenturan
    Pilates sangat memperhatikan keamanan saat kita meregangkan otot dan menggerakkan persendian sehingga baik buat kelenturan.

    5. Memperkuat inti tubuh
    Otot yang menjadi inti tubuh berada jauh di dalam, pada tulang belakang, perut, dan dasar panggul. Otot-otot inilah yang menjadi tumpuan kekuatan, punggung, dan postur yang tegak, serta pola pergerakan yang efisien. Bila intinya kuat, rangka tubuh akan ikut kuat.

    6. Memperbaiki postur
    Postur yang tegak didukung oleh inti tubuh yang kuat.

    7. Meningkatkan energi
    Kelihatannya seperti paradoks, tapi kenyataannya memang semakin sering berlatih, kian banyak energi yang kita dapat. Pilates membuat pernapasan dan sirkulasi darah teratur, merangsang tulang belakang dan otot, serta membuat perasaan tenang.

    8. Memangkas berat badan
    Bila dilakukan dengan rutin, pilates akan membentuk tubuh menjadi lebih langsing tapi berisi.

    9. Meningkatkan kewaspadaan
    Joseph Pilates menggambarkan latihan fisik ciptaannya sebagai koneksi jiwa dan raga. Saat latihan, tubuh dan pikiran bersatu demi mendapatkan manfaat sebaik mungkin dari latihan ini. Prinsip pilates adalah keseimbangan, konsentrasi, kontrol, ketepatan, dan pernapasan.

    10. Mudah dilakukan
    Ada banyak cara untuk berlatih pilates. Popularitasnya sudah menyebar ke seluruh dunia. Pilates bisa dilakukan di rumah dengan bimbingan video atau mengikuti kelas khusus di pusat kebugaran dengan instruktur.

    Pilates juga baik dilakukan para ibu yang baru melahirkan dan menjadi salah satu cara untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti sebelum hamil. Sebab, latihan ini cocok untuk semua otot yang terkait dengan proses kehamilan dan melahirkan. “Semua jenis latihan berfokus pada penguatan otot perut, dasar panggul, dan punggung. Dan karena pernapasan yang baik adalah pusat dari segala jenis latihan, pilates juga sangat menenangkan,” kata Direktur Pilates and Beyond at Western Athletic Clubs di Amerika Serikat, Elizabeth Larkam kepada Parenting.

    PIPIT | RINI K.

    Berita lainnya:
    Aneka Smoothie Sehat dan Segar
    Musim Hujan Terpaksa Bekerja dari Rumah, Simak Kiatnya

    Perempuan Harus Lebih Waspada Hipertensi, Ada 2 Momen Kritis


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...