Beri Hukuman dengan Konsekuensi Logis pada Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Travisagnew.org

    Travisagnew.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada orang tua yang menganggap si kecil harus menerima hukuman setimpal sesuai dengan perbuatannya. Misalnya, ketika ia mem-bully  temannya, maka ia harus merasakan di-bully, dalam artian memberikan hukuman yang mengintimidasinya misalnya berteriak.

    Hukuman ini menurut psikolog Joanne Cummings hanya efektif memberikan efek jera sementara. Orang tua, saran Joanne sebaiknya memberikan konsekuensi yang lebih logis, seperti dikutip dari laman Today's Parent.

    Cukup dengan membatalkan janji bermainnya ketika ia mengintimidasi teman sepermainnya. Atau pisahkan si kecil ketika ia memukul temannya. Sebelum menyalahkan anak, pastikan si kecil tidak meniru perbuatannya dari Anda. Joanne mengingatkan para orang tua untuk introspeksi kebiasaan mereka.

    Seperti apakah Anda membanting pintu ketika marah, atau berbicara dengan nada tinggi atau mengejek pasangan ketika kesal. Jangan sampai, hal negatif ini dianggap wajar dan akhirnya ditiru si kecil.

    ADVERTISEMENT

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Ramuan Alami Pengusir Flu untuk Ibu Hamil
    Menurut Pakar Mandi Sebelum Tidur Baik buat Tubuh
    Heboh Buku Aku Berani Tidur Sendiri, Bagaimana Penyusunannya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.