Jangan Mencoreng Citra di Media Sosial, Hindari Hal Berikut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 1stwebdesigner.com

    1stwebdesigner.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Membangun citra dan karier lewat media sosial seperti LinkedIn, Twitter, Instagram, dan Facebook boleh saja dilakukan. Namun, di era personal branding ini, batasan mengenai apa yang boleh dilakukan dan tidak di media sosial kadang menjadi kurang jelas.

    Berikut adalah beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan profesional muda di media sosial yang dapat merugikan karier, seperti dilansir Cosmopolitan.

    1. Mengeluh tentang pekerjaan, teman kerja, atau bos
    Bercerita hal-hal negatif di media sosial tentang pekerjaan adalah hal yang sangat merugikan diri sendiri. Contoh yang sering dilakukan tanpa sadar adalah mengungkapkan rasa bosan di tempat bekerja atau lelah karena pekerjaan.

    2. Terlalu banyak menyebarkan informasi
    Pahamilah batasan dunia personal dan digital. Masalah pribadi sebaiknya disimpan saja sendiri atau dalam pembicaraan dengan orang-orang terdekat.

    ADVERTISEMENT

    3. Pamer acara hura-hura
    Sebenarnya tidak masalah memamerkan acara nongkrong menyenangkan dengan teman-teman. Tapi, jika Anda terlihat mabuk-mabukan, atau teman yang mabuk, penerima kerja bisa ragu untuk mempekerjakan Anda.

    4. Menyebarkan pembicaraan kontroversial
    Sebenarnya boleh saja Anda beropini tentang banyak hal. Tapi berhati-hatilah jika itu berhubungan dengan agama, ras, dan politik. Jika opini terlalu menyerang atau sangat ofensif, sebaiknya tidak perlu disebarkan.

    5. Terlalu emosional
    Mengungkapkan perasaan negatif atau rasa marah berlebihan tentang apapun di media sosial juga bisa membuat pembaca merasa Anda memang orang yang selalu negatif dan tidak menyenangkan diajak bekerjasama.

    6. Terlalu agresif menjalin hubungan demi pekerjaan
    LinkedIn dan Twitter adalah tempat yang baik untuk menjalin hubungan profesional. Tapi berulang kali mengirim lamaran pekerjaan justru membuat pencari kerja malas memanggil untuk wawancara. Gunakan media sosial untuk memulai pembicaraan seperti meminta saran, bukan memohon pekerjaan.

    7. Bercerita tentang aktivitas ilegal
    Ingatlah, segala sesuatu yang melanggar aturan tidak baik dibagikan di media sosial, bahkan sekedar bergurau karena mencerminkan Anda tidak bisa berada dalam sistem dan tidak suka kompromi.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Perhatikan Cara Sophia Latjuba Melakukan Handstand
    10 Indikator Anda Tergolong Sosok yang Penuh Percaya Diri
    Ini Bahayanya Operasi Plastik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.