Bagian Penting yang Kerap Diremehkan Pencari Kerja di CV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita membuat daftar riwayat hidup atau cv. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita membuat daftar riwayat hidup atau cv. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Resume karier merupakan cerminan seseorang. Setelah membuat profil tentang dunia kerja yang selama ini digeluti, coba baca kembali dan bayangkan Anda adalah kepala bagian personalia. Dari sudut pandang seorang perekrut, bayangkan apakah resume tadi sudah cukup menjelaskan siapa Anda dan bagaimana sepak terjang di dalam karier.

    Selembar kertas resume atau profil merupakan kesempatan menunjukkan siapa dan apa kemampuan Anda. Penjelasan tentang keterampilan serta latar belakang pekerjaan sangat berperan bagi perekrut untuk menentukan apakah akan memanggil untuk wawancara dan pada akhirnya merekrut Anda. Dalam membuat profil yang tepat, jangan anggap sepele bagian deskripsi pengalaman kerja.

    Mengutip keterangan tertulis dari JobStreet, deskripsi pengalaman kerja lebih berharga daripada apa yang dipikirkan para kandidat. Bagi para pencari kerja mungkin membosankan ketika harus menulis kembali apa yang pernah dia lakukan. Atau mungkin Anda menemui kesulitan dalam menyusun deskripsi pekerjaan sehingga hanya mencantumkan kerja sukarela, berdasarkan proyek, atau lainnya.

    Sementara bagi perekrut, penjelasan tentang apa yang pernah dikerjakan menjadi bagian terpenting untuk menggambarkan seperti apa profil Anda. Sebab, mencantumkan jabatan saja di resume tak membantu meyakinkan perekrut untuk memanggil Anda di sesi wawancara. Terlebih bagian personalia tentu membaca ratusan, bahkan ribuan profil sehingga jika ada yang dianggap biasa-biasa saja bakal langsung dilewatkan.

    Pada prinsipnya, deskripsi pekerjaan mesti ditulis dengan jelas dan ringkas. Cantumkan apa yang Anda kerjakan di perusahaan sebelumnya, apa tanggung jawab yang diemban, dan keterampilan apa yang sudah dikembangkan. Sebutkan juga di mana letak kelebihan dan kekurangan Anda serta pencapaian yang berhasil dan tidak, lalu jelaskan alasannya. Berikut ini panduan dalam membuat deskripsi pekerjaan sehingga membantu perekrut untuk memahami siapa Anda.

    1. Merinci pengalaman
    Mulailah dengan menyebutkan jabatan, nama perusahaan, lokasi, dan lama bekerja. Buatlah daftar pengalaman kerja dalam urutan kronologis dimulai dari pengalaman yang paling baru.

    2. Jelaskan tanggung jawab
    Uraikan gugus tugas dan tanggung jawab Anda dalam pernyataan yang singkat dan menggunakan kata-kata yang kuat seperti “mengembangkan”, “menyusun”, “mengatur”, dan “mengatasi”. Fokus terhadap keterampilan dan kelebihan yang Anda miliki serta menjadi bagian penting untuk bidang yang ditekuni.

    3. Langsung pada intinya
    Jelaskan langsung pada intinya, tapi dengan kata-kata yang bervariasi. Anda tentu tak mau semua deskripsi pengalaman kerja terlihat sama, bukan?

    4. Buat kata kunci yang tepat
    Carilah kata kunci yang harus Anda cantumkan untuk setiap pekerjaan. Jika ragu, lihatlah deskripsi kerja saat ini dan cocokkan dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan yang dilamar.

    5. Hitung prestasi
    Hitung prestasi dan tanggung jawab Anda. Gunakanlah angka, jumlah, nilai, dan persentase agar terukur dengan baik. Misalnya, meningkatkan penjualan menjadi 40 persen, mengawasi sebuah tim yang terdiri dari tujuh orang, dan mendesain sebelas website.

    6. Jabarkan prestasi yang mengemuka
    Tak perlu membeberkan semua tanggung jawab yang pernah diemban. Buatlah poin-poin atau alinea deskripsi pekerjaan sehingga perekrut fokus pada prestasi yang Anda buat.

    Contoh deskripsi pengalaman kerja
    #Posisi: Sales Manager di PT Laris Manis, Jakarta
    Tanggung jawab: Menangani proses penjualan dari awal kontak (lead generation), presentasi, proposal, sampai negosiasi kontrak dan pelaksanaan. Melebihi target penjualan triwulan dan tahunan sebesar 40 persen.

    #Posisi: Programmer di PT Internet Jaya, Bandung
    Tanggung jawab: Menyelesaikan proyek pengembangan aplikasi dan web design untuk klien dari dua perusahaan besar. Dua tugas itu tuntas satu bulan lebih awal dari tenggat.

    #Posisi: Sales Associate di PT Kuncup Prima, Semarang
    Tanggung jawab: Menyediakan pemasaran secara langsung serta mendukung penyalurannya ke lapangan/pelanggan. Membantu menghasilkan, memeriksa kualitas, dan memproses penjualan. Bertugas melayani pelanggan, mencari/menyediakan/membuat data base competitor, dan mengimplementasikan promosi pemasaran.

    RINI K

    Berita lainnya:
    Plus-Minus Facial Uap
    7 Tren Terpopuler di New York Fashion Week 2017
    Simak Debut Putri Sylvester Stallone di London Fashion Week


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.