5 Camilan Sebelum Tidur yang Tidak Bikin Gemuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oatmeal. jollymom.com

    Oatmeal. jollymom.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lapar sebelum tidur pasti membuat gelisah. Jika ini terjadi, ada dua hal utama yang dipikirkan. Pertama, riset membuktikan, makan sebelum tidur dapat membuat berat badan berlebih. Kedua, makan sebelum tidur bisa jadi berhubungan dengan stress-eating yang mana dapat meningkatkan kolesterol.

    Dilansir dari womens health magazine, ada 5 snack penolong tanpa takut gemuk:

    1. Sereal
    Semangkuk sereal di malam hari hanya mengandung kurang lebih 200 kalori per mangkuknya. Ditambah susu lebih sehat untuk tambahan protein bagi perut yang mengetuk-ngetuk minta makan di malam hari.

    2. Buah Apel
    Ya, buah manis ini memang andalan di kala lapar melanda. Apel memiliki banyak sekali serat yang baik untuk tubuh. Selain itu mengunyah apel ini bisa bikin perut kenyang tanpa merasa kembung.

    3. Pisang
    Dengan 100 kalori dari 1 pisang bisa membuat kalian kenyang dengan kandungan serat dan tryptophan. Cocok banget buat yang males masak malem-malem

    4. Semangkuk kecil nasi putih
    Nasi memang mengandung karbohidrat. Namun menurut penelitian dari PLOS One. Orang yang diet dengan makan nasi menaikkan tingkat tidur yang efektif hingga 465 dibandingkan dengan roti atau mie.

    5. Oatmeal
    Oatmeal ditambah susu? Enak banget pastinya. Menurut penelitian oats mengandung melatonin dan karbohidrat yang bisa membantu kamu tidur lebih cepat dan nyaman.

    6. Sup
    Semangkuk kecil sup dengan kuah hangat berisi sayuran yang mudah dicerna dipercaya akan membantu menenangkan sehingga bisa lebih cepat tidur selain itu kenyang dan nggak kebangun lagi malam malam.

    BISNIS

    Baca juga:
    Bingung Mencari Nama buat Anak? Berikut Ini Kiatnya
    Mengenal Totok Aura dan Jaripunktur
    9 Rahasia Perempuan Lebih Semangat daripada Pria


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.