Kiat Menjalani Kehamilan dengan Sehat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil yang bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil yang bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa pesohor mengumumkan kehamilannya di Februari 2017 ini, seperti Rosie Huntington-Whiteley, Beyonce, dan Amal Clooney. Mereka tetap terlihat sehat dengan penampilan yang selalu kinclong.

    Akan tetapi, tak sedikit calon ibu yang sangat menderita selama masa kehamilan. Berikut beberapa kiat untuk menjalani kehamilan yang sehat, mulai dari mengatasi rasa mual sampai sakit punggung.

    #Mual
    Rasa mual, terutama di pagi hari atau morning sickness, dialami oleh 90 persen wanita hamil. Meski namanya morning sickness, tapi terjadinya tak hanya di pagi hari tapi sepanjang hari. 

    "Morning sickness bisa diatasi dengan cara menjaga kadar gula darah. Pastikan untuk makan sedikit tapi sering, terutama makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sebagai camilan untuk menjaga gula darah tetap tinggi, boleh pilih kue beras, roti terigu, dan sebagainya," jelas pakar gizi Dr. Marilyn Glenville kepada Hello.

    ADVERTISEMENT

    Vitamin B juga bisa membantu meredakan rasa mual dan muntah. Pasalnya, rasa mual itu disebabkan oleh kadar estrogen yang tinggi dan vitamin B membantu menurunkan kadar tersebut dengan cara mengoptimalkan fungsi liver.

    "Jahe juga merupakan pengobatan tradisional untuk mengatasi morning sickness dan bisa sangat efektif, serta bisa didapat dalam bentuk suplemen, kapsul, atau teh herbal. Cara lain untuk menikmati jahe adalah dalam bentuk teh jahe dan lemon," kata Glenville, yang juga penulis buku Natural Alternatives to Sugar.

    #Mengidam
    Ada saja makanan yang diinginkan ibu-ibu hamil, mulai air yang manis, asam, sampai pedas. Pakar gizi Cassandra Barns mengingatkan mereka untuk tidak melewatkan makan besar, terutama sarapan, karena hanya akan menambah keinginan untuk mengemil. 

    "Pastikan makanan diisi menu berprotein tinggi seperti ikan atau daging, keju, dan yogurt, biji-bijian atau kacang-kacangan. Protein bisa membantu memperlambat penyerapan gula oleh darah sehingga menekan keinginan untuk mengemil," ujar Barns.

    #Kaki dan tangan bengkak
    Bukan hanya perut yang membesar saat hamil. Banyak perempuan yang mengalami tangan dan kaki bengkak selama kehamilan. Menurut pakar kesehatan kaki, Kimberly Osbourne, kehamilan sudah pasti akan mempengaruhi kaki dan tangan karena bertambahnya beban dan naiknya berat badan. Masalah lain yang muncul adalah varises, terutama buat yang memiliki keturunan varises. 

    "Masalah yang sering muncul adalah mata kaki bengkak, lelah, kaki sakit, dan rasanya berat sekali. Penyebabnya adalah perubahan hormon dan bertambahnya berat badan selama kehamilan, yang mempengaruhi pembuluh darah di kaki," kata Osbourne.

    #Nyeri punggung
    Selain rasa lelah secara umum, banyak wanita mengeluhkan nyeri punggung, terutama di masa-masa akhir kehamilan. Menurut Barns, penyebabnya adalah janin yang semakin besar sehingga mendorong tubuh ibunya ke depan dan si ibu akhirnya melengkungkan tubuh ke belakang untuk mengimbangi. 

    Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan menjaga postur tetap baik dan tegak, jangan melengkung ke belakang. Hindari sepatu berhak tinggi karena akan semakin mendorong tubuh ke belakang. Pijat, mandi air hangat, dan olahraga, terutama yoga pramelahirkan, juga bisa membantu mengatasi masalah ini.

    #Masalah kulit
    Naiknya kadar hormon adalah penyebab utama masalah kulit, terutama jerawat. Lebih dari separuh perempuan hamil mengaku berjerawat selama trimester pertama kehamilan. Kekurangan zat besi bisa jadi penyebab utamanya seiring dengan perkembangan janin. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan rambut rontok, kulit memucat dan kering, serta kuku yang rapuh. Perbanyak asupan zat besi dari sayuran hijau, tahu, dan aprikot yang dikeringkan.

    Jangan lupa pula untuk memasukkan buah dan sayuran aneka warna dalam menu makan karena kaya antioksidan seperti vitamin E, yang secara alami akan mengontrol tekanan darah. Lengkapi pula dengan makanan yang mengandung vitamin C dan asam lemak Omega 3.

    PIPIT

    Baca juga:
    Tidur Pakai Bra Bisa Menghalangi Aliran Getah Bening
    Bahaya Menggaruk Bekas Luka
    6 Gejala Serangan Jantung yang Kerap Diabaikan

     

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...