Rabu, 12 Desember 2018

5 Persiapan Wajib Menjelang Wawancara Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wawancara kerja. Shutterstock

    Ilustrasi wawancara kerja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Sama seperti ujian, wawancara kerja juga perlu persiapan. Tujuannya tentu saja agar Anda siap untuk melakukan wawancara itu dengan lancar dan tanpa hambatan.

    Kesalahan terbesar dalam wawancara adalah tidak melakukan persiapan. Percaya atau tidak, persiapan bisa menentukan nasib Anda saat wawancara, yakni diterima atau ditolak.

    Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda siapkan saat akan melakukan wawancara kerja:

    1. Salinan resume 
    Pastikan untuk membawa salinan resume untuk diri sendiri serta orang yang akan mewawancarai Anda sebagai wanti-wanti. Siapa tahu pewawancara mungkin tidak memiliki waktu untuk mencetak resume Anda, atau mungkin telah kehilangan resume Anda, sehingga selalu memiliki ekstra.

    Pelatih karir Lisa Quast mengatakan, "Saya selalu merekomendasikan pelamar kerja untuk membawa 4-5 salinan resume. Terkadang, ada saja pewawancara yang meminta Anda untuk meninggalkan satu atau dua salinan resume untuk dokumen personalia. Itulah mengapa sebaiknya untuk membawa salinan resume lebih dari yang Anda perlukan,".

    2. Pakaian ekstra
    Banyak hal yang bisa terjadi, terutama ketika Anda gugup. Bisa saja pakaian Anda terkena noda saat menikmati secangkir kopi atau menyantap makanan sebelum wawancara. Direkomendasikan untuk membawa pakaian ekstra. Pria harus membawa kemeja dan dasi, dan wanita membawa blus.

    3. Informasi lokasi wawancara
    Hari H wawancara, jangan sampai Anda tersesat saat hendak menuju tempat wawancara. Siapkan terlebih dahulu informasi seputar alamat tempat wawancara, misalnya dengan mengunjungi situs perusahaan, bertanya kepada teman, atau jika sempat lakukan survei lokasi.

    Catat alamat lengkap tempat wawancara beserta patokan-patokan untuk mempermudah Anda mengingat jalur atau arah menuju lokasi. Ini bisa membantu menghindarkan Anda dari risiko keterlambatan. Catat juga nama dan informasi kontak pewawancara. Dengan ini, jika terjadi sesuatu saat dalam perjalanan, Anda dapat memberitahu mereka.

    4. Informasi perusahaan
    Sambil mengunggu giliran untuk wawancara, manfaatkan waktu mencari informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan. Ini akan membantu menjaga informasi tetap segar dalam pikiran Anda sehingga Anda dapat dengan cepat dan cerdas menjawab setiap pertanyaan yang berkaitan dengan perusahaan. Seberapa baik Anda mampu menjawab pertanyaan tentang perusahaan menunjukkan bahwa Anda siap dan serius tentang pekerjaan.

    5. Daftar pertanyaan
    Ketika tiba saatnya bagi Anda untuk mengajukan pertanyaan, tekanan dari wawancara bisa membuat pikiran Anda kosong. Anda dapat menghindari potensi malu dengan memiliki daftar pertanyaan. Siapkan pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan seputar pekerjaan. Tujuan utama Anda harus mengajukan pertanyaan yang menunjukkan Anda antusias bekerja di perusahaan itu dan bahwa Anda telah meluangkan waktu untuk memikirkan dan mempersiapkan diri untuk wawancara.

    CHEATSHEET | LUCIANA

    Baca juga:
    Plus-Minus Persaingan di Dunia Kerja
    5 Jurus Mengelola Uang Saat Terima Gaji Pertama
    Jadilah Atasan yang Baik dengan Menerapkan 5 Hal Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.