Penyebab Cegukan dan Cara Mengatasinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tersedak. shutterstock.com

    Ilustrasi tersedak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir setiap orang pernah mengalami cegukan dan biasanya mengatasinya dengan minum. Cegukan juga disebut hiccup dalam bahasa medis atas spasme. Penyebabnya adalah kontraksi sekat rongga tubuh atau diafragma yang terjadi secara mendadak.

    Kontraksi tersebut menyebabkan tarikan napas yang diakhiri secara refleks dengan tertutupnya lubang di antara kedua pita suara dan akhirnya menimbulkan suara khas cegukan. Kejadian ini bisa muncul sekali dan bisa juga berulang-ulang dan sukar dikendalikan.

    Dalam “A Soul of Healing with Communication and Motivation”, pakar pengobatan tradisional Cina, Master Wong, menjelaskan cegukan biasanya dimulai setelah minum atau makan. Penyebabnya bisa jadi karena iritasi pada saraf frenikus yang terletak dekat kerongkongan, menelan makanan atau minuman panas, dan bisa juga karena menelan udara ketika makan sehingga terjadi akumulasi gas dalam perut yang menekan ke atas melawan diafragma.

    Sebagian besar cegukan berlangsung singkat, hanya beberapa menit, sehingga tak perlu dikhawatirkan. Beberapa pemicu cegukan singkat adalah:
    - Minuman panas
    - Minuman bersoda
    - Minuman beralkohol
    - Makanan pedas
    - Makan terlalu cepat
    - Merokok
    - Stres, takut, atau gembira
    - Perut kembung

    ADVERTISEMENT

    Dalam beberapa kasus, cegukan bisa berlangsung lama, bahkan lebih dari dua hari. Penyebabnya biasanya masalah kesehatan atau kondisi-kondisi berikut ini:
    - Gangguan metabolisme, seperti hipoglikemia, hiperglikemia, dan diabetes
    - Gangguan saraf vagus, seperti meningitis, faringitis, dan gondok
    - Gangguan sistem saraf, macam cedera berat pada otak, radang jaringan otak atau ensefalitis, tumor, dan stroke
    - Gangguan pernapasan, seperti pleuritis, pneumonia, dan asma
    - Reaksi psikologis, seperti stress, gembira, sedih, atau syok
    - Gangguan pencernaan, macam obstruksi usus, radang usus, serta naiknya asam lambung atau GERD
    - Obat-obatan kemoterapi untuk kanker
    - Obat golongan opioid atau Pereda nyeri, seperti metadon dan morfin
    - Obat penenang seperti Benzodiazepine untuk mengatasi kecemasan
    - Obat bius praoperasi atau anestesi
    - Obat untuk hipertensi seperti Methyldopa
    - Obat pencegah kejang macam Barbiturate
    - Obat untuk mengatasi pembengkakan dan radang seperti Kortikosteroid

    Bebrapa cara yang sering digunakan untuk mengurangi atau mengusir cegukan, antara lain:
    1. Minum air dingin
    2. Makanan manis seperti permen atau madu
    3. Tarik napas, tahan selama 10 detik dan hembuskan. Lakukan berulang-ulang sampai cegukan hilang.
    4. Bernapas dengan cepat dalam kantung tertutup dalam waktu singkat atau sekitar 3 menit hingga cegukan reda.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Awas, Bau Tak Sedap pada Miss V Pertanda...
    Ogah Valentine, Para Jomblo Patut Ikut Perayaan Berikut
    Keith Urban Abaikan Cinta Nicole Kidman, Akhirnya Menikah Juga


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.