Mentega di Atas Ramen Ippudo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Restoran Ippudo yang berlokasi di Lower Ground Mal Central Park, Jakarta Barat. Restoran ini merupakan cabang kedua restoran Ippudo Indonesia yang dibuka pada 24 Januari 2017. TEMPO/LUCIANA

    Restoran Ippudo yang berlokasi di Lower Ground Mal Central Park, Jakarta Barat. Restoran ini merupakan cabang kedua restoran Ippudo Indonesia yang dibuka pada 24 Januari 2017. TEMPO/LUCIANA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ramen menjadi hidangan yang populer di masyarakat perkotaan. Rasa kuah yang ‘ringan’ sampai ‘medok’, variasi isi, topping, sampai bentuk dan cita rasa mi menjadi daya tarik kuliner khas Negeri Sakura ini. Sebuah restoran ramen, Ippudo, menyajikan alternatif pilihan ramen yang patut Anda coba. Namanya Miso Chicken Ramen.

    Umumnya, ramen memiliki isian atau topping berupa bawang daun, telur setengah matang, atau daging ayam. Kali ini, Ippudo menaruh sebatang mentega di atas menu Miso Chicken Ramen. “Ini sebagai penambah rasa agar lebih gurih,” kata Senior Manager Ippudo Indonesia Amanda Sihombing saat pembukaan restoran kedua Ippudo di Central Park, Jakarta Barat, Selasa, 7 Februari 2017.


    Miso Chicken Ramen (TEMPO/LUCIANA)

    Namun jika pengunjung tidak suka ada mentega di atas ramennya, mereka bisa dengan mudah menyingkirkannya. “Makanya disajikan dalam bentuk block supaya terpisah,” kata Amanda. Dia menyebutkan biasanya pengunjung perempuan yang kurang suka.

    Miso Chicken Ramen merupakan perpaduan antara mie, rebung, daging ayam cincang, irisan telur, dan daging ayam. Tanpa mentega, cita rasanya agak manis dan gurih. Jika butter-nya meleleh dan bercampur dengan kuah ramen, rasanya kian gurih dan terasa creamy. Adapun tekstur mi cukup padat sehingga mengenyangkan.

    Selain ramen ayam, Ippudo juga menyediakan pork ramen atau ramen dengan daging babi. Amanda menjelaskan, pengunjung tak perlu was-was karena pengolahan ramen daging ayam dan daging babi dilakukan terpisah. “Peralatan makan, seperti mangkuk, sendok, dan sumpit juga dibedakan untuk ramen ayam dan ramen yang mengandung babi,” ujarnya.


    Akamaru Shinaji, salah satu ramen Ippudo yang mengandung babi. Mie disajikan bersama potongan daging babi, tauge, kikurage (irisan jamur kuping) dan daun bawang. (TEMPO/LUCIANA)

    Suasana khas Jepang terasa kental di restoran Ippudo Mal Central Park. Setiap ruangan dihiasi lampion dan kaligrafi Jepang. Penataan kursi dan ruangan membuat restoran ini nyaman dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga maupun teman.


    Deretan lampion di Restoran Ramen Ippudo di Mal Central Park, Jakarta Barat (TEMPO | LUCIANA)

    Sebelum hidangan utama datang, Anda bisa mencoba makanan pembuka, di antaranya Goma Q, Spicy Chicken Bun, Salmon Roll, Chicken Man Bun, dan lain-lain.


    Goma Q, salah satu menu pembuka di restoran Ippudo Indonesia. (TEMPO/LUCIANA)


    Salmon Roll, menu hidangan pembuka di restoran Ippudo Indonesia. TEMPO/LUCIANA

     


    Chicken Man Bun, menu pembuka di restoran Ippudo Indonesia. TEMPO/LUCIANA

    Bagi yang suka pedas dan wajib makan nasi, Ippudo menyediakan sambal Spicy Bomb yang hanya tersedia di Ippudo Indonesia. Adapun hidangan nasi disajikan bersama menu kari.


    Spicy Bomb Ippudo (TEMPO/LUCIANA)

    Country Manager Ippudo Indonesia Lukas Law mengatakan gerai pertama Ippudo di Pasific Place mendapat sambutan bagus di masyarakat. “Karena itu, kami buka gerai kedua di sini (Central Park) atas permintaan pelanggan,” katanya. Ippudo didirikan pada 1985 di Hakata, Jepang, oleh Shigemi Kawahara yang dikenal sebagai Ramen King. Saat ini, terdapat lebih dari 90 restoran Ippudo di seluruh Jepang dan lebih dari 60 cabang di berbagai kota besar dunia, seperti New York, Sidney, Hongkong, Jakarta, Singapura, dan Seoul.


    Suasana restoran Ippudo di Mal Central Park, Jakarta Barat. TEMPO/LUCIANA

    LUCIANA

    Berita lainnya:

    Resep Smoothie Pendongkrak Dopamin

    5 Ide Kejutan Valentine yang Sederhana tapi Istimewa
    Pembuatan Gaun Belle Emma Watson di Beauty and The Beast


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.